INDORAYATODAY.COM – Ketua MPR Ahmad Muzani menegaskan bahwa penyelenggaraan World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) 2025 menjadi bukti nyata kemampuan Indonesia dalam menjadi tuan rumah acara internasional.

Acara yang melibatkan 15.000 lebih peserta pramuka ini menjadi ajang penting untuk menunjukkan kesiapan dan kesungguhan bangsa.

“Menurut saya, ini sebuah event yang luar biasa. Ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang siap untuk menjadi tuan rumah bagi event-event internasional,” kata Muzani seusai membuka WMSJ 2025 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (9/9/2025).

Menurutnya, mengelola kegiatan yang diikuti ribuan peserta dari berbagai negara bukanlah hal mudah. Ini menjadi sebuah “pembelajaran yang sangat penting dan berarti” sekaligus membuktikan kapasitas Indonesia di mata dunia.

Lebih lanjut, Muzani menyebut WMSJ 2025 memiliki agenda utama untuk menyebarkan pesan damai. Ia berharap ajang ini dapat menumbuhkan sikap tolong-menolong dan saling membantu antarpeserta.

“Jambore (WMSJ) adalah event kegiatan yang menyebarkan kedamaian, tolong-menolong kemanusiaan, dan saling membantu,” tegasnya.

Pesan damai ini, kata Ketua Panitia WMSJ, Aditya Warman, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan Indonesia sebagai pionir perdamaian global. “Dari Cibubur, kami kirimkan harapan akan perdamaian,” jelasnya.

WMSJ 2025 merupakan jambore pramuka Muslim pertama di dunia, diikuti oleh 15.333 peserta dari 16 negara. Diselenggarakan pada 9-14 September 2025, acara ini menjadi bagian dari peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor dengan tema: “We are Muslim, Civilized, United, and Peaceful”.

BACA JUGA:  Muzani Tegaskan Larangan Rangkap Jabatan Wamen Hanya Pertimbangan MK