INDORAYATODAY.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah memfokuskan program kerakyatan yang ambisius dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2026. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memastikan program prioritas utama adalah mewujudkan kesehatan gratis dan pendidikan gratis untuk masyarakat.

Komitmen ini disampaikan Rudy Susmanto saat menghadiri rapat ekspose RAPBD 2026 di DPRD Kabupaten Bogor, Senin (10/11). Bupati mengajak seluruh pihak, termasuk lembaga legislatif, untuk meninggalkan ego sektoral dan bekerja sama membangun masa depan Bogor.

“Membahas program-program prioritas, kita ingin membangun Bogor bersama-sama di 2026. Tinggalkan semua yang namanya pangkat, kita duduk, ayo duduk bareng. Kita sampaikan harapan-harapan kita tahun 2026,” tegas Rudy.

Pendidikan Gratis Meluas ke Sekolah Swasta
Salah satu terobosan utama yang menjadi perhatian adalah upaya perluasan jangkauan pendidikan gratis. Rudy Susmanto berencana agar program pendidikan gratis untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tidak hanya berlaku bagi sekolah negeri, tetapi juga diupayakan untuk sekolah swasta.

“Kita berharap punya komitmen yang sama kesehatan gratis, yang kedua pendidikan juga kami berharap dapat gratis,” jelasnya.

Rencana menggratiskan sekolah swasta ini ditujukan untuk menjamin seluruh warga Bogor mendapatkan akses pendidikan tanpa terkendala daya tampung sekolah negeri.

“Gratis ini negeri dan swasta, tetapi kita melihat kemampuan keuangan daerah. Kita hitung dulu,” tambahnya.

Melalui skema ini, Pemkab Bogor akan bekerja sama dengan sekolah swasta. Harapannya, bagi warga Bogor yang tidak diterima di SMP negeri, dapat bersekolah di sekolah swasta yang biayanya akan ditanggung oleh Pemkab Bogor.

“Jadi siapapun warga Bogor yang tidak keterima di SMP negeri, dia sekolah di sekolah swasta. Sekolah swastanya kita bekerja sama dengan Pemkab Bogor dan dibayar oleh Pemkab Bogor,” tutup Rudy, menegaskan komitmen untuk menjamin hak dasar pendidikan bagi generasi penerus di Kabupaten Bogor.

BACA JUGA:  Bupati Bogor Dorong Implementasi Program Satu Desa Satu Sarjana