INDORAYATODAY.COM – Semangat kolaborasi dan inovasi teknologi mewarnai pembukaan Indogritech Expo (IGT) 2025 di ICE BSD City, Tangerang, Rabu (6/11). Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, atau akrab disapa Mas Dar, menegaskan bahwa sektor pertanian Indonesia kini tengah bergerak menuju era baru: pertanian cerdas berbasis teknologi dan efisiensi.
Dalam sambutannya di hadapan peserta pameran teknologi pertanian dari dalam dan luar negeri, Mas Dar menekankan pentingnya sinergi dari seluruh stakeholder untuk mewujudkan modernisasi sektor pangan nasional.
“Pemerintah harus menjadi bagian dari solusi, bukan masalah. Semua pihak—pelaku usaha, peneliti, asosiasi, dan Kementerian Pertanian—harus part of the solution,” tegas Wamentan.
Menurut Mas Dar, kemajuan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) tidak perlu ditakuti, melainkan harus dimanfaatkan secara optimal untuk mempercepat peningkatan produktivitas nasional.
Ia menjelaskan bahwa AI tidak akan menggantikan peran manusia, melainkan berfungsi sebagai alat bantu untuk bekerja lebih cepat dan efisien. “AI tidak menggantikan manusia, tapi membantu manusia bekerja lebih cepat dan efisien. Kalau tidak membantu, ya kita tinggalkan saja,” ujarnya.
Mas Dar menilai, pertanian Indonesia kini telah bertransformasi dari mekanisasi konvensional menuju Pertanian 5.0, yang menitikberatkan pada inovasi, presisi, dan efisiensi di seluruh rantai produksi.
“Dulu pertanian masih manual, sekarang sudah mekanisasi plus-plus. Ini transformasi nyata menuju pertanian modern,” pungkasnya, menandakan optimisme pemerintah dalam mendorong sektor pertanian sebagai pilar utama ketahanan pangan bangsa.

Tinggalkan Balasan