INDORAYATODAY.COM – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan optimisme tinggi menyusul kenaikan signifikan pada angka Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) di wilayahnya.

Data terbaru menunjukkan RLS Kabupaten Bogor telah mencapai 8,72 tahun pada 2025, naik sebesar 0,33 poin dari tahun sebelumnya.

Menurut orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini, kenaikan tersebut merupakan pencapaian yang patut dibanggakan, namun upaya harus terus digencarkan untuk menyamai capaian tingkat regional dan nasional.

“Kenaikan angka tahun ini menjadi suatu kebanggaan. Tapi kita harus terus berupaya untuk mencapai dan mengejar angka RLS di tingkat Provinsi Jawa Barat, yaitu 9,14 tahun, dan di tingkat Nasional, yaitu 9,07 tahun,” kata Rudy Susmanto di Cibinong, Minggu (16/11/2025).

Salah satu strategi yang akan diperbanyak adalah program Kejar Paket untuk menekan angka putus sekolah dan meningkatkan capaian RLS.

“Kejar paket akan kita perbanyak, dan alhamdulillah data dari BPS (Badan Pusat Statistik) tahun ini, angka RLS kita naik cukup signifikan,” tambahnya.

Kinerja Kolektif Pemerintah Daerah
Rudy Susmanto menekankan bahwa peningkatan RLS ini adalah hasil kerja kolektif, bukan hanya kontribusi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) semata.

“Kenaikan angka RLS ini bukan hanya hasil kerja Rudy Susmanto, tapi berkat kolaborasi seluruh pihak yang telah membantu Pemkab Bogor,” jelasnya.

Ia menyebutkan peran strategis dari lembaga legislatif dan organisasi perangkat daerah. “Di samping kami ada DPRD Kabupaten Bogor, lalu ada organisasi dan dinas di perangkat daerah. Ini sekali lagi merupakan suatu kebanggaan kita,” ujarnya.

Rudy yakin bahwa semangat kebersamaan ini akan mewujudkan visi Bogor Gemilang dan Bogor Istimewa.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy, telah mengonfirmasi capaian signifikan ini.

BACA JUGA:  Rudy Susmanto Proyeksikan MPP di Bogor Barat dan Timur Sebagai Simpul Pertumbuhan Ekonomi Baru

“Alhamdulilah tahun ini kita berhasil meningkatkan angka Rata-Rata Lama Sekolah cukup signifikan, dari 8,39 tahun pada 2024 dan sekarang naik menjadi 8,72 tahun,” kata Rusliandy.