INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Ketua Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Depok periode 2026–2030, Hamzah menegaskan fokus kepengurusannya pada pengenalan olahraga golf kepada masyarakat luas, terutama kalangan pelajar. Langkah ini dilakukan untuk menghapus stigma bahwa golf merupakan olahraga mahal dan eksklusif.
Menurut Hamzah, persepsi golf sebagai olahraga mahal tidak sepenuhnya benar dan perlu diluruskan melalui edukasi yang berkelanjutan.
“Ke depan, pengurus PGI akan menyampaikan kepada masyarakat, khususnya pelajar, bahwa golf itu bukan olahraga mahal. Tidak sepenuhnya seperti itu,” tutur Hamzah kepada INDORAYATODAY usai terpilih sebagai Ketua PGI Kota Depok di Kantor KONI Kota Depok, Senin (02/02/2026).
Ia mencontohkan, banyak atlet dan pegolf berprestasi yang justru bukan berasal dari keluarga mampu. Di Kota Depok sendiri, kata dia, telah lahir banyak pegolf nasional hingga internasional dari latar belakang sederhana.
“Banyak pegolf dan atlet bertaraf nasional maupun internasional lahir dari Depok. Mereka bukan dari keluarga kaya raya, tapi karena ada keinginan, pembinaan dari perkumpulan, pemilik lapangan golf, dan PGI,” ujarnya.
Hamzah menilai, sejarah panjang olahraga golf di Depok menjadi modal penting untuk mengembangkan cabang olahraga ini secara lebih inklusif.
Secara historis, perkembangan golf di Depok telah berlangsung sejak berdirinya Lapangan Golf Sawangan pada 1973. Sejak saat itu, banyak pegolf profesional nasional dan internasional berasal dari wilayah Sawangan dan Kota Depok.
Ke depan, PGI Kota Depok menargetkan pembangunan ekosistem golf yang lebih kuat, salah satunya melalui program pengenalan golf ke sekolah-sekolah atau golf go to school. Program ini bertujuan menanamkan kecintaan terhadap golf sejak usia dini.
Hamzah juga menyoroti manfaat kesehatan dari olahraga golf. Menurut dia, golf merupakan olahraga aktif yang menuntut pergerakan fisik secara menyeluruh.
“Di golf, kita berjalan kaki. Untuk 18 hole, bisa menempuh 10 sampai 12 hektare. Pembakaran kalorinya sangat besar dan itu sangat sehat,” ujarnya.
Selain program edukasi, PGI Kota Depok telah menyusun agenda event sepanjang 2026. Setelah Lebaran, akan digelar pertandingan antar klub dan antar perkumpulan di Kota Depok untuk menjaring bibit atlet. Pada April–Mei direncanakan Piala Wali Kota, disusul event junior, hingga puncaknya turnamen Junior International pada Oktober yang diikuti peserta dari sejumlah negara dan seluruhnya digelar di Kota Depok.

Tinggalkan Balasan