INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Kentang ungu mulai menarik perhatian sebagai alternatif pangan sehat yang tidak hanya unik dari segi warna, tetapi juga kaya nutrisi. Kandungan antioksidan dan serat di dalamnya membuat kentang ini dinilai bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Kentang ungu memiliki warna khas yang berasal dari kandungan antosianin, yaitu senyawa antioksidan yang juga ditemukan pada buah beri. Senyawa ini berperan dalam menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh.

Selain itu, kentang ungu memiliki kandungan pati yang relatif lebih tinggi dibandingkan kentang biasa. Hal ini membuatnya cocok diolah menjadi berbagai hidangan, seperti mashed potato, kentang panggang, hingga bahan dasar kue sehat.

Dari sisi mineral, kentang ungu juga dikenal sebagai sumber kalium yang baik. Kandungan ini berperan dalam menjaga tekanan darah tetap stabil serta mendukung kesehatan jantung.

Tak hanya itu, kandungan serat dalam kentang ungu membantu melancarkan sistem pencernaan dan mencegah gangguan seperti sembelit.

Kentang ungu juga memiliki keunggulan dalam budidaya. Tanaman ini dapat tumbuh di berbagai kondisi tanah dan iklim, sehingga potensial dikembangkan sebagai komoditas pangan alternatif.

Dengan berbagai kandungan nutrisi tersebut, kentang ungu dinilai dapat membantu menurunkan risiko sejumlah penyakit, seperti penyakit jantung dan gangguan metabolik.

Selain itu, rasanya yang sedikit manis dan teksturnya yang lembut membuat kentang ungu mudah diterima sebagai bahan makanan sehari-hari, termasuk untuk menu sehat.

Kentang ungu tidak hanya menawarkan tampilan yang menarik, tetapi juga manfaat kesehatan yang beragam. Dengan kandungan antioksidan, serat, dan kalium, bahan pangan ini dapat menjadi pilihan alternatif untuk mendukung pola makan sehat. ***

 

BACA JUGA:  Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Serap Aspirasi Kesehatan di Tangerang, Langsung Kontak Dirut BPJS Kesehatan