DEPOK, INDORAYA TODAY – Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, Hamzah, menyebut Kota Depok menjadi pelopor program SMP swasta gratis di Jawa Barat melalui program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG).

Pernyataan itu disampaikan Hamzah saat menggelar reses Masa Sidang I Tahun Sidang 2026 di RW 18, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kamis (14/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Hamzah mengatakan program pendidikan gratis tersebut lahir setelah DPRD dan Pemerintah Kota Depok melihat tingginya antusiasme masyarakat untuk memasukkan anak ke sekolah negeri.

Menurut dia, kondisi tersebut bahkan membuat sebagian warga rela berutang demi mengejar kursi di sekolah negeri karena faktor biaya pendidikan.

“Kenapa warga Kota Depok berbondong-bondong ingin masuk sekolah negeri? Karena ingin gratis. Akhirnya kami bersama wali kota membuat rintisan sekolah swasta gratis,” kata Hamzah.

Hamzah menjelaskan, program RSSG saat ini melibatkan 49 SMP swasta yang tersebar di seluruh wilayah Kota Depok.

Awalnya, kata dia, pemerintah menargetkan setiap kelurahan memiliki satu sekolah swasta gratis. Namun, dari target tersebut baru 49 sekolah yang menyatakan kesiapan bergabung.

Ia menegaskan, siswa yang masuk melalui program RSSG tidak diperbolehkan dipungut biaya apa pun oleh sekolah karena seluruh pembiayaan telah ditanggung pemerintah.

“Anak-anak yang sekolah melalui RSSG tidak boleh dimintakan biaya sepeser pun. Pemerintah sudah mengatur bantuan sekitar Rp3 juta per siswa,” ujar Hamzah.

Hamzah menyebut program tersebut kini berjalan sukses dan bahkan mendapat perhatian dari Kementerian Pendidikan karena menjadi satu-satunya program SMP swasta gratis di Jawa Barat.

Menurut dia, keberhasilan RSSG menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Depok dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Selain membahas pendidikan, Hamzah juga menyoroti pembangunan lingkungan melalui dana RW sebesar Rp300 juta yang dinilai mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

BACA JUGA:  Bukan Hitam Putih, PPPK Depok Dilantik Pakai KORPRI, Ini Kata Edi Masturo

Ia mengatakan program tersebut membuat pembangunan lingkungan menjadi lebih merata karena warga kini memiliki lebih banyak jalur pengusulan pembangunan, baik melalui dana RW, dinas, maupun aspirasi anggota dewan.

Hamzah pun berharap program-program yang dijalankan Pemerintah Kota Depok dapat terus ditingkatkan seiring pertumbuhan ekonomi dan kenaikan APBD daerah, sehingga kesejahteraan RT, RW, kader PKK, hingga kader posyandu juga ikut meningkat.