DEPOK, INDORAYA TODAY – Seorang pelajar SMP dilaporkan hilang usai diduga tenggelam di aliran Sungai Ciliwung kawasan Jembatan Panus, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Minggu (17/5/2026) sore.

Korban diketahui berinisial ARR, remaja berusia sekitar 14 hingga 15 tahun yang merupakan warga Grogol Limo, Kecamatan Limo, Depok.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban awalnya tengah memancing bersama temannya di sekitar lokasi kejadian.

Namun, kail pancing milik korban disebut tersangkut di area sungai. Korban kemudian nekat berenang untuk mengambil alat pancing tersebut.

Diduga karena arus Sungai Ciliwung sedang deras dan kondisi air cukup dalam, korban tiba-tiba tenggelam dan tidak kembali muncul ke permukaan.

Teman korban yang panik langsung meminta pertolongan kepada warga dan para pemancing di sekitar lokasi. Sejumlah warga sempat melakukan pencarian manual di area sungai, tetapi korban belum berhasil ditemukan.

Informasi tenggelamnya korban juga viral di media sosial usai diunggah akun Instagram @infodepok_id pada Minggu malam.

Dalam unggahan tersebut, terlihat kondisi Sungai Ciliwung yang tampak keruh dengan arus cukup deras. Terdengar pula suara seorang pria yang menjelaskan kronologi detik-detik korban hilang terbawa arus.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk, membenarkan adanya laporan kejadian tersebut.

“Korban sedang mengambil alat pancing atau kail yang tersangkut, lalu korban mencoba berenang ke posisi alat pancing. Saat mengambil kail, korban tenggelam,” ujar Denny.

Dia mengatakan, laporan diterima petugas sekitar pukul 17.30 WIB. Tim rescue dari Pos Walikota kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar lima menit kemudian.

Menurut Denny, derasnya arus Sungai Ciliwung, kondisi air yang dalam, serta situasi yang mulai gelap menjadi kendala dalam proses pencarian korban.

BACA JUGA:  Dominasi Kasus Narkoba, Kejari Depok Musnahkan Sabu hingga 17.344 Butir Ekstasi

“Teman korban sempat meminta tolong kepada warga yang sedang memancing, tetapi korban tidak terselamatkan karena arus begitu kencang,” tuturnya.

Hingga Minggu malam, proses assessment dan pencarian terhadap korban masih terus dilakukan petugas bersama unsur relawan dan warga sekitar lokasi kejadian.