INDORAYATODAY.COM — Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa skuad Garuda tidak gentar meski tergabung dalam kelompok berat di Grup F. Juru taktik asal Inggris tersebut justru melihat persaingan sengit ini sebagai momentum berharga bagi pasukannya untuk tampil lepas tanpa beban dan memberikan kejutan.
Herdman mengakui bahwa berada di Grup F menghadirkan tantangan tersendiri yang membutuhkan kerja keras ekstra. Status Indonesia yang tidak diunggulkan dinilai menjadi keuntungan karena para pemain bisa tampil maksimal tanpa didera tekanan besar.
“Undian ini adalah peluang yang menarik bagi kita. Kita tahu apa yang akan terjadi, kita adalah tim underdog. Kita tidak punya apa-apa selain peluang,” ujar John Herdman seperti dikutip dari Antara, Senin (18/5/2026).
Kehadiran pelatih berusia 50 tahun tersebut membawa angin segar dan harapan baru bagi publik sepak bola tanah air, setelah kursi kepelatihan ditinggalkan oleh Patrick Kluivert. Di bawah komando Herdman, Jay Idzes dan kawan-kawan saat ini tengah berada dalam tren positif dan siap mengantisipasi kekuatan tim-tim raksasa Asia.
Secara mengejutkan, Herdman menilai bahwa tekanan terbesar sebenarnya berada di pundak para pesaing Indonesia di Grup F, seperti Jepang, Thailand, dan Qatar. Menurutnya, pertumbuhan performa Indonesia yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir membuat tim-tim mapan tersebut merasa cemas.
“Menurut saya, untuk tim seperti Jepang, Thailand, dan Qatar, mereka berpikir ini adalah grup kematian karena mereka tidak memprediksi akan bertemu Indonesia. Percayalah, ketika melihat pot empat, mereka sebenarnya tidak menginginkan bertemu Indonesia,” kata Herdman menerangkan.
Dengan nada penuh percaya diri, Herdman meminta agar skuad Garuda tidak diremehkan. Ia memastikan seluruh pemain akan bertarung habis-habisan di lapangan demi mempersembahkan prestasi terbaik bagi bangsa. Sisa waktu yang ada menjelang turnamen akan dimaksimalkan untuk menggenjot persiapan fisik dan taktik agar Indonesia mampu unjuk gigi dan melangkah jauh dalam kompetisi tersebut.

Tinggalkan Balasan