INDORAYATODAY.COM — Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin resmi melepas keberangkatan 328 calon jemaah haji Kloter 27 asal Kota Bogor menuju Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah. Acara pelepasan rombongan pamungkas ini berlangsung di Kota Bogor pada Selasa (19/5/2026).

Berdasarkan data resmi penyelenggaraan ibadah haji, total calon jemaah haji asal Kota Bogor pada tahun ini mencapai 787 orang. Keseluruhan jemaah tersebut terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter), yaitu Kloter 10 yang telah diberangkatkan lebih awal pada 2 Mei 2026, serta Kloter 27 sebagai rombongan terakhir.

Prosesi pelepasan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Bogor, perwakilan Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag), serta jajaran unsur pimpinan daerah di Kota Bogor.

“Kloter kedua dengan jumlah 328 jemaah terdiri atas 150 laki-laki dan 178 perempuan, termasuk tiga jemaah lanjut usia (lansia). Bersama para petugas dan pendamping, total rombongan yang diberangkatkan sebanyak 346 orang,” ujar Jenal Mutaqin, Selasa.

Dalam arahannya, Jenal berpesan agar para jemaah senantiasa memprioritaskan kondisi kesehatan fisik selama berada di Arab Saudi. Hal ini menjadi perhatian khusus mengingat terdapat beberapa jemaah berusia lanjut yang sudah harus beraktivitas menggunakan bantuan kursi roda.

Jenal meminta seluruh anggota jemaah untuk bersikap disiplin dan mematuhi setiap arahan yang diberikan oleh tim pemandu haji di lapangan guna menghindari kendala teknis selama ibadah berlangsung.

“Kepada para jemaah, yang terpenting adalah mendengarkan instruksi dari panitia. Para jemaah agar senantiasa memperhatikan hal-hal yang menjadi imbauan dan arahan panitia,” kata Jenal.

Ia juga menyampaikan rasa harunya dapat melepas langsung para calon tamu Allah dan menitipkan doa untuk keselamatan serta kesejahteraan seluruh warga Kota Bogor.

BACA JUGA:  Steril dan Bersertifikat: Mengintip SOP Ketat Dapur MBG Cimpaeun II Depok

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bogor Indra Karmawan menjelaskan bahwa para jemaah akan menjalani seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci selama kurang lebih 40 hari ke depan.

Indra mengimbau para jemaah untuk meluruskan niat sejak awal keberangkatan dan memaksimalkan waktu yang ada untuk fokus beribadah secara khusyuk.

“Pesan kami, gunakan kesempatan yang sebaik-baiknya ini karena bapak dan ibu merupakan tamu-tamu Allah. Luruskan niat dan manfaatkan waktu sebaik mungkin, karena ibadah haji hanyalah untuk Allah,” tutur Indra.