INDORAYATODAY.COM, KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi menyalurkan bantuan sosial senilai Rp260,5 juta kepada 344 penerima manfaat melalui enam program sosial. Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat kurang mampu yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan lolos proses verifikasi.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui sejumlah program sosial yang menyasar berbagai kebutuhan masyarakat. Rinciannya, sebanyak 47 warga menerima bantuan kematian, 60 penerima bantuan biaya hidup, 166 penerima bantuan kesehatan, dan 61 penerima bantuan pendidikan.

Selain itu, Baznas Kota Bekasi juga memberikan bantuan tugas akhir kepada tujuh mahasiswa serta bantuan tanggap bencana bagi tiga kepala keluarga.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyampaikan apresiasinya terhadap penyaluran bantuan yang dilakukan Baznas Kota Bekasi. Menurut dia, bantuan tersebut berasal dari dana zakat dan infak para muzaki, terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

“Saya mengapresiasi penyaluran bantuan sosial yang dilakukan Baznas kepada para penerima manfaat. Dan ucapan syukur serta terima kasih atas kolaborasi para ASN dalam hal ini sebagai muzakki, semoga ini membawa keberkahan bagi Kota Bekasi,” ujar Harris Bobihoe.

Ia menilai zakat tidak hanya menjadi kewajiban keagamaan, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, zakat dapat menjadi instrumen sosial-ekonomi yang membantu menciptakan pemerataan dan meringankan beban warga yang membutuhkan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kota Bekasi, Sudarsono, menjelaskan bahwa program bantuan tersebut merupakan agenda rutin yang dijalankan Baznas Kota Bekasi.

Ia mengatakan seluruh penerima manfaat berasal dari kategori masyarakat kurang mampu dan tidak mampu yang sebelumnya telah mengajukan permohonan bantuan kepada Baznas.

BACA JUGA:  Abdul Waras Ajak Warga Rawat Kedamaian, Kunci Bersama Depok Maju

Menurut Sudarsono, setiap pengajuan bantuan diproses melalui tahapan verifikasi dan evaluasi administrasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan evaluasi berkas,” kata Sudarsono.

Penyaluran bantuan sosial yang dilakukan Baznas Kota Bekasi diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas, dan para muzaki dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung kesejahteraan warga Kota Bekasi. ***