INDORAYATODAY.COM, JAKARTA – Timnas Indonesia kembali mencatatkan sejarah manis saat menundukkan Oman dengan skor 3-0 dalam laga Garuda Championship Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam WIB.
Kemenangan tersebut terasa istimewa karena mengulang catatan bersejarah yang terakhir kali diraih skuad Garuda pada 1988. Menariknya, skor yang tercipta juga identik, yakni 3-0.
Hasil positif ini sekaligus menjadi kemenangan pertama Indonesia atas Oman setelah penantian selama 38 tahun.
John Herdman Antar Garuda Ulangi Catatan 1988
Kemenangan atas Oman menjadi pencapaian penting bagi Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman.
Sebelum laga ini, Indonesia dan Oman telah bertemu sebanyak enam kali. Dari pertemuan tersebut, Indonesia hanya mampu mencatatkan dua kemenangan yang seluruhnya terjadi pada era 1980-an.
Kemenangan pertama diraih saat ajang King’s Cup 1987 dengan skor 2-0. Setahun berselang, Indonesia kembali mengalahkan Oman dengan skor meyakinkan 3-0 di Bangkok, Thailand.
Setelah itu, Oman lebih sering mendominasi pertemuan kedua tim hingga akhirnya Timnas Indonesia mampu memutus tren tersebut lewat kemenangan telak di Jakarta.
Indonesia tampil percaya diri sejak awal pertandingan dan langsung mengancam pertahanan Oman.
Peluang pertama hadir pada menit ketujuh melalui sundulan Nathan Tjoe-A-On yang memanfaatkan umpan Rizky Ridho. Namun, upaya tersebut masih mampu diamankan penjaga gawang Oman.
Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-13. Berawal dari tendangan bebas Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner sukses menanduk bola dan membawa Indonesia unggul 1-0.
Skuad Garuda kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-27. Ole Romeny memanfaatkan kesalahan pemain belakang Oman sebelum melepaskan tembakan mendatar yang gagal dihentikan kiper lawan.
Keunggulan dua gol bertahan hingga menjelang akhir babak pertama.
Oman sempat memperoleh peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan setelah mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-37.
Namun, Emil Audero tampil gemilang dengan menepis tendangan Nasser Sultan dan menjaga gawang Indonesia tetap aman.
Memasuki babak kedua, Oman berusaha meningkatkan tekanan. Akan tetapi, pertahanan Indonesia yang dikawal Rizky Ridho, Justin Hubner, dan rekan-rekannya tetap tampil disiplin.
Indonesia justru menambah keunggulan pada menit ke-56 melalui Ragnar Oratmangoen. Memanfaatkan umpan Ivar Jenner, Ragnar sukses menuntaskan peluang di depan gawang untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Timnas Indonesia pun menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan sekaligus mengulang sejarah manis yang terakhir kali tercipta pada 1988.
Setelah kemenangan ini, skuad Garuda akan kembali bertanding menghadapi Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa (9/6/2026).

Tinggalkan Balasan