INDORAYATODAY.COM, BALI – Perjalanan hidup Gede Bagus Abimanyu menjadi salah satu kisah yang lahir dari program Sekolah Rakyat. Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, itu mengaku berhasil bangkit dari pengalaman perundungan yang sempat membuatnya kehilangan kepercayaan diri.

Kini, Gede Bagus tidak hanya kembali percaya diri, tetapi juga mulai menata masa depan dengan mimpi besar menjadi seorang programmer.

Gede Bagus mengatakan perubahan dalam hidupnya mulai terasa sejak bergabung dengan SRMP 17 Tabanan.

Menurutnya, dukungan dari teman-teman, guru, dan wali asuh menjadi faktor penting yang membantunya melewati pengalaman pahit yang pernah dialami.

“Semuanya dimulai sejak saya masuk sekolah di sini. Teman-teman, guru, dan wali asuh sangat mendukung saya. Dari situlah saya mulai membangun kembali kepercayaan diri,” ujarnya.

Perlahan, ia kembali berani berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan aktif mengikuti berbagai kegiatan sekolah.

Kepercayaan yang tumbuh itu membuat dirinya dipercaya menjadi salah satu anggota tim anti-perundungan di sekolah.

“Sampai sekarang saya dipercaya menjadi salah satu anggota tim anti-perundungan,” katanya.

Gede Bagus menilai Sekolah Rakyat membawa perubahan besar dalam kehidupannya, terutama dalam membangun kedisiplinan dan karakter.

Ia mengaku bangga menjadi bagian dari sekolah tersebut karena mendapatkan pendidikan dan pembinaan yang menurutnya sangat membantu perkembangan dirinya.

“Yang paling terasa adalah kedisiplinannya. Saya bangga menjadi bagian dari Sekolah Rakyat karena di sini saya mendapatkan pendidikan yang baik dan bimbingan yang berkualitas. Hidup saya sekarang menjadi lebih terarah,” tuturnya.

Ia juga mengingat pesan Presiden Prabowo Subianto agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi hinaan maupun ejekan.

“Walaupun ada yang menghina atau mengejek, jangan dihiraukan. Balaslah dengan kesantunan dan kebaikan. Terima kasih, Pak Presiden,” ucapnya.

BACA JUGA:  Prabowo-Putin Sepakat Tingkatkan Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia ke Rusia

Selain berhasil membangun kembali rasa percaya dirinya, Gede Bagus kini memiliki cita-cita untuk berkarier di bidang teknologi.

Ia mengaku tertarik dengan dunia komputer dan ingin menjadi seorang programmer di masa depan.

“Cita-cita saya ingin menjadi programmer. Saya sangat menyukai dunia komputer dan teknologi,” ujarnya.

Menurut Gede Bagus, jika kelak berhasil meraih impiannya, ia ingin mengucapkan terima kasih kepada orang tua, guru, serta semua pihak yang telah berperan menghadirkan Sekolah Rakyat.

“Yang pertama tentu ibu dan orang tua saya, guru-guru saya, serta para menteri yang telah membangun Sekolah Rakyat,” katanya.

Gede Bagus juga mengungkapkan berbagai fasilitas yang diterimanya selama menempuh pendidikan di SRMP 17 Tabanan.

Menurutnya, seluruh kebutuhan siswa telah dipenuhi mulai dari tempat tinggal, perlengkapan pribadi, hingga kebutuhan belajar.

“Saat bangun tidur, kami sudah difasilitasi kasur, bantal, dan perlengkapan kebersihan diri. Makan tiga kali sehari dengan dua kali makanan ringan. Seragam, sepatu, dan alat tulis juga tersedia lengkap,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Gede Bagus berharap program Sekolah Rakyat dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak anak Indonesia.

“Harapan saya, semakin banyak Sekolah Rakyat dibangun agar bisa membantu lebih banyak orang,” pungkasnya.