INDORAYATODAY.COM, GORONTALO – Kabupaten Gorontalo bersiap menjadi tuan rumah Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XVII yang akan berlangsung pada 20-25 Juni 2026. Pada agenda puncak yang digelar 24 Juni mendatang, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir untuk menyapa ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Kepastian jadwal kehadiran Presiden tersebut disampaikan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, usai mengikuti rapat koordinasi antara panitia pusat, panitia daerah, dan pemerintah daerah terkait persiapan penyelenggaraan PENAS KTNA XVII.
Menurut Gusnar, berdasarkan informasi yang diterima dari panitia pusat, pembukaan kegiatan pada 20 Juni 2026 akan dilakukan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri puncak kegiatan yang berlangsung empat hari kemudian.
“Puncak kegiatan pada 24 Juni direncanakan dihadiri oleh Bapak Presiden,” ujar Gusnar dalam keterangan yang dilansir INDORAYATODAY pada Jumat (12/6/2026).
Ia menegaskan pemerintah daerah terus mengintensifkan berbagai persiapan guna memastikan pelaksanaan agenda nasional tersebut berjalan lancar. PENAS KTNA XVII menjadi ajang yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian dan perikanan, mulai dari petani, nelayan, penyuluh pertanian, akademisi, pelaku usaha hingga pemerintah daerah.
Penyelenggaraan kegiatan ini dipusatkan di kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) David-Tony, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Selama enam hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang berfokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia serta pengembangan sektor pertanian dan perikanan nasional.
Gusnar berharap kehadiran Presiden dapat memberikan dorongan bagi pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan di Gorontalo. Menurutnya, PENAS merupakan agenda strategis yang memiliki peran penting dalam memperkuat sinergi antarpelaku sektor pangan nasional.
“Kami berharap Bapak Presiden dapat hadir karena PENAS menjadi wadah bertemunya pelaku utama dan pelaku usaha bidang pertanian serta perikanan dari seluruh Indonesia,” kata Gusnar.
Panitia mencatat sekitar 13 ribu peserta dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas petani, nelayan, penyuluh, kepala daerah, serta perwakilan organisasi dan lembaga yang berkaitan dengan sektor pertanian dan perikanan.
Selain menjadi forum berbagi pengalaman, PENAS KTNA XVII juga akan menghadirkan beragam inovasi dan teknologi pertanian. Kegiatan ini turut diramaikan dengan gelar teknologi, temu usaha, serta pameran produk unggulan pertanian dan perikanan dari berbagai daerah, menjadikannya salah satu agenda nasional terbesar bagi pelaku sektor pangan pada 2026. ***

Tinggalkan Balasan