INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Program Pelatihan Perhotelan yang digelar Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) mendapat respons positif dari masyarakat. Tingginya minat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 641 orang untuk mengikuti program peningkatan kompetensi di sektor perhotelan tersebut.
Kepala Disnaker Kota Depok Nessi Annisa Handari mengatakan, ratusan peserta yang mendaftar telah mengikuti tahapan seleksi administrasi sebelum melanjutkan ke proses wawancara.
Dari total 641 pendaftar, sebanyak 382 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahap wawancara yang dilakukan langsung oleh pihak Hotel Savero.
“Alhamdulillah yang mendaftar mencapai 641 orang dan hari ini dilakukan seleksi wawancara langsung oleh pihak Hotel Savero,” ujar Nessi di sela proses seleksi, Senin (15/6/2026).
Menurut Nessi, dari seluruh peserta yang mengikuti tahapan seleksi tersebut nantinya akan dipilih 100 orang terbaik untuk mengikuti pelatihan perhotelan yang telah disiapkan.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Disnaker Kota Depok, Hotel Savero, dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Depok.
Nessi menjelaskan, pelatihan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan industri hospitality yang terus berkembang dan membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi yang sesuai dengan standar dunia kerja.
Melalui program ini, peserta akan dibekali keterampilan yang dibutuhkan sektor perhotelan dan pariwisata sehingga memiliki daya saing yang lebih baik saat memasuki pasar kerja.
“Kami ingin menciptakan generasi yang kompeten di bidang perhotelan dan pariwisata, sehingga dapat bersaing,” katanya.
Selain mendapatkan pelatihan, peserta yang dinyatakan lolos juga akan mengikuti program pemagangan di bidang perhotelan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal praktis sebelum terjun ke dunia kerja.
Sebagai nilai tambah, peserta juga akan memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat tersebut dapat digunakan untuk memperkuat kompetensi dan meningkatkan peluang saat melamar pekerjaan.
Nessi berharap program pelatihan perhotelan ini dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran di Kota Depok.
“Harapannya akan lahir anak-anak yang dapat bekerja secara mandiri, memiliki keahlian, sehingga dapat menurunkan angka pengangguran di Kota Depok,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan