INDORAYATODAY.COM, JAKARTA – Pemerintah menyiapkan langkah untuk menahan penurunan harga ayam dan telur di tingkat peternak dengan meningkatkan penyerapan kedua komoditas tersebut melalui program pemenuhan gizi nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) agar konsumsi telur dan daging ayam dalam program yang dijalankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat ditingkatkan.

“Kami langsung telepon Kepala BGN, menyampaikan kalau bisa dalam satu minggu, biasanya konsumsi telur satu kali, bisa menjadi tiga kali, termasuk ayam,” ujar Amran dalam keterangan yang diterima, Jumat (19/6/2026).

Menurut Amran, peningkatan frekuensi konsumsi ayam dan telur diharapkan dapat membantu menyerap produksi peternak yang saat ini menghadapi tekanan harga.

Selain membantu menjaga stabilitas harga, kebijakan tersebut juga dinilai sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan asupan gizi masyarakat melalui berbagai program yang sedang berjalan.

Amran mengatakan usulan tersebut telah mendapat respons positif dari Badan Gizi Nasional.

“Sehingga harga mulai merangkak naik, dan itu kita sepakati semua,” katanya.

Selain berkoordinasi dengan BGN, Kementerian Pertanian juga mengumpulkan para peternak ayam dan telur untuk membahas berbagai langkah penanganan yang dapat dilakukan.

Pertemuan tersebut digelar sebagai respons atas turunnya harga komoditas peternakan yang dikhawatirkan dapat berdampak pada pendapatan peternak.

“Kami mengumpulkan peternak-peternak untuk ayam dan telur, kami kumpulkan, kami diskusi. Kemudian memberikan beberapa solusi,” ujar Amran.

Pemerintah berharap peningkatan konsumsi ayam dan telur melalui program pemenuhan gizi dapat memberikan manfaat ganda, yakni menjaga stabilitas harga di pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak.

Langkah tersebut juga diharapkan mampu menjaga keberlanjutan usaha peternakan di tengah fluktuasi harga yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

BACA JUGA:  Ketua MPR RI Tegaskan Gibran Rakabuming Raka Wakil Presiden yang Sah

Dengan meningkatnya penyerapan produk peternakan, pemerintah optimistis harga ayam dan telur dapat kembali bergerak stabil tanpa mengurangi akses masyarakat terhadap sumber protein yang terjangkau.