DEPOK, INDORAYA TODAY – Wali Kota Depok Supian Suri kembali menunjukkan komitmennya membuka peluang kerja bagi generasi muda.

Kali ini, Pemkot Depok menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Hotel Savero untuk menggelar program pelatihan kerja sekaligus magang di sektor perhotelan dan restoran.

Program tersebut resmi dibuka di Hotel Savero, Kecamatan Beji, Kota Depok, Senin (29/6/2026).

Supian Suri mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara pemerintah daerah dengan pelaku industri perhotelan.

Menurutnya, sinergi ini menjadi langkah konkret untuk menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan kompetensi anak muda Depok.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Depok berterima kasih kepada Hotel Savero dan PHRI Kota Depok. Ini bentuk kolaborasi untuk memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik Kota Depok,” ujar Supian.

Program magang ini akan berlangsung selama kurang lebih satu tahun.

Para peserta nantinya akan mendapatkan pengalaman langsung bekerja di lingkungan hotel maupun restoran profesional.

Supian mengungkapkan, antusiasme masyarakat sangat tinggi.

Dari lebih dari 600 pendaftar, hanya 100 peserta terbaik yang berhasil lolos seleksi.

Jumlah tersebut menunjukkan besarnya minat anak muda Depok untuk masuk ke industri hospitality.

Supian juga menegaskan proses seleksi berlangsung transparan dan bebas intervensi.

Pemkot Depok, kata dia, sama sekali tidak mencampuri penentuan peserta.

Seluruh proses seleksi diserahkan sepenuhnya kepada PHRI dan lembaga pelatihan kerja berdasarkan kompetensi peserta.

“Kami tidak intervensi sama sekali. Ini ruang yang diberikan untuk semua warga yang berminat, selama memenuhi syarat yang telah ditentukan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Supian menilai sektor hotel dan restoran di Depok masih sangat membutuhkan tenaga kerja kompeten.

Karena itu, program ini diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan industri sekaligus membuka masa depan cerah bagi generasi muda.

BACA JUGA:  Cing Ikah Ajak Warga Depok Manfaatkan Pekarangan Rumah untuk Ketahanan Pangan

“Harapannya, program ini bukan sekadar pelatihan. Sangat mungkin setelah ini mereka menjadi bagian dari tenaga kerja yang dibutuhkan hotel maupun restoran di Kota Depok,” pungkasnya.