INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Antusiasme masyarakat terhadap Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Depok terus meningkat. Selama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok melakukan pendampingan langsung di sekolah-sekolah peserta untuk memastikan proses pendaftaran berjalan lancar.
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Disdik Kota Depok, Destiana Rachmawati, mengatakan pendampingan dilakukan di 22 PAUD yang tergabung dalam program RSSG selama masa pendaftaran pada 2 hingga 4 Juli 2026.
Menurut perempuan yang akrab disapa Tia itu, langkah tersebut dilakukan karena RSSG untuk jenjang PAUD baru pertama kali diterapkan di Kota Depok sehingga membutuhkan pendampingan langsung dari petugas Disdik.
“Kami melakukan pendampingan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) program RSSG jenjang PAUD. Pendampingan dilakukan di 22 PAUD yang menjadi sasaran program RSSG,” ujar Tia dalam keterangan yang dikutip pada Minggu (5/7/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, seluruh sekolah yang mengikuti program telah memperoleh peserta didik baru. Bahkan, beberapa di antaranya mencatat jumlah pendaftar yang melebihi target.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa untuk menyekolahkan anak-anaknya pada program RSSG di Kota Depok,” katanya.
Tia menjelaskan, berbeda dengan pelaksanaan SPMB jenjang SD dan SMP yang sepenuhnya dapat diakses melalui sistem daring, proses pendaftaran RSSG PAUD masih didampingi langsung oleh petugas Disdik di masing-masing sekolah peserta.
Meski orang tua datang langsung ke sekolah, seluruh proses pendataan tetap dilakukan secara daring agar pelaksanaan pendaftaran berjalan tertib dan seluruh data peserta terdokumentasi dengan baik.
Menurut Tia, program RSSG jenjang PAUD merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Depok untuk memperluas akses layanan pendidikan sekaligus mendukung program wajib belajar 13 tahun yang mencakup satu tahun pendidikan prasekolah.
Ia berharap program tersebut dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak usia dini untuk memperoleh pendidikan berkualitas. Dengan semakin tingginya partisipasi masyarakat, Disdik optimistis mutu pendidikan PAUD di Kota Depok akan terus meningkat.
“Semoga program ini dapat memperluas akses pendidikan sesuai dengan program Wali Kota Depok, yaitu memberikan kesempatan pendidikan seluas-luasnya kepada masyarakat serta mendukung program wajib belajar 13 tahun, termasuk satu tahun pendidikan prasekolah,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan