INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Depok, Siti Barkah Hasanah atau akrab disapa Cing Ikah menargetkan seluruh Posyandu di Kota Depok menerapkan layanan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada 2026. Target tersebut akan diwujudkan melalui bimbingan teknis bagi seluruh Posyandu yang tersebar di 11 kecamatan.

Hal itu disampaikan Cing Ikah saat peluncuran Posyandu 6 SPM ke-10 tingkat kecamatan di Posyandu Mawar RW 04, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Rabu (15/7/2026).

Ia mengatakan peluncuran Posyandu 6 SPM kini telah menjangkau 10 dari 11 kecamatan di Kota Depok. Kecamatan Limo menjadi wilayah terakhir yang dijadwalkan melaksanakan launching sehingga seluruh kecamatan ditargetkan rampung pada Juli 2026.

“Launching Posyandu ini sudah yang ke-10 dari 11 kecamatan. Insyaallah target kami bersama Dinas Kesehatan dan OPD, bulan Juli selesai, di Limo terakhir,” kata Cing Ikah.

Setelah peluncuran di seluruh kecamatan selesai, fokus berikutnya adalah memastikan seluruh Posyandu memperoleh bimbingan teknis mengenai penerapan enam Standar Pelayanan Minimal.

“Dari 1.080 Posyandu, target kami di tahun 2026 seluruh Posyandu sudah mengikuti bimtek untuk Posyandu 6 SPM,” ujarnya.

Cing Ikah menjelaskan, konsep Posyandu 6 SPM memperluas fungsi Posyandu yang selama ini identik dengan pelayanan kesehatan.

Melalui pendekatan tersebut, Posyandu juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pelayanan dasar lainnya, termasuk pendidikan, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat.

Ia berharap sinergi dengan unsur pemerintah, kepolisian, TNI, dan perangkat daerah mampu membantu menekan berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, persoalan tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga anak putus sekolah menjadi isu yang perlu mendapat perhatian bersama melalui pendekatan berbasis Posyandu.

“Mudah-mudahan di wilayah Ratujaya tidak ada lagi tawuran, tidak ada narkoba. Dengan kolaborasi ini, insyaallah keamanan di wilayah Ratujaya semakin aman dan tenteram,” tuturnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Depok Supian Suri Serius Selamatkan Situ Gugur yang Terancam Hilang

Dalam kesempatan itu, Cing Ikah juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Depok atas dukungan anggaran bagi operasional Posyandu.

Menurut dia, pemerintah telah mengalokasikan dana operasional sebesar Rp6 juta per tahun untuk setiap Posyandu, Rp3 juta untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT), serta anggaran insentif kader sebesar Rp15 juta. Selain itu, kader Posyandu juga memperoleh perlindungan BPJS.

Ia berharap dukungan tersebut semakin meningkatkan semangat para kader dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.