BEKASI, INDORAYA TODAY – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe meminta seluruh camat dan lurah meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap responsif, komunikatif, dan mudah diakses warga.
Pesan itu disampaikan Harris Bobihoe saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Camat dan Lurah se-Kota Bekasi Tahun 2026, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, para camat, lurah, aparatur kewilayahan, serta Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman yang mengikuti acara secara daring.
Harris menegaskan, kecamatan dan kelurahan merupakan garda terdepan pelayanan publik sekaligus wajah Pemerintah Kota Bekasi di tengah masyarakat.
“Kecamatan dan kelurahan merupakan garda terdepan pelayanan publik sekaligus wajah Pemerintah Kota Bekasi. Karena itu, camat dan lurah harus menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, responsif, dan humanis,” kata Harris.
Menurut dia, masyarakat saat ini tidak hanya menginginkan pelayanan yang cepat, tetapi juga aparatur yang mudah ditemui, mampu mendengar aspirasi, serta hadir ketika warga membutuhkan.
Ia mengatakan perkembangan teknologi membuat berbagai keluhan masyarakat dapat disampaikan dengan cepat melalui media sosial maupun platform digital.
Karena itu, aparatur kewilayahan dituntut memiliki kepekaan, kemampuan komunikasi yang baik, dan kecepatan dalam merespons setiap persoalan.
Selain pelayanan, Harris juga meminta camat dan lurah memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan di lingkungan masing-masing.
Langkah tersebut, kata dia, dapat dilakukan melalui komunikasi intensif bersama RT, RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga berbagai elemen masyarakat lainnya.
Ia menilai pendekatan yang humanis serta penyelesaian persoalan melalui musyawarah menjadi kunci menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif.
“Keberhasilan pembangunan wilayah tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi bersama TP PKK, FKRW, dan seluruh lembaga kemasyarakatan agar program pemerintah berjalan optimal dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujar Harris.
Di akhir kegiatan, Wakil Wali Kota Bekasi mengapresiasi para narasumber, panitia, dan seluruh peserta yang mengikuti peningkatan kapasitas tersebut.
Ia berharap kegiatan itu mampu memperkuat kompetensi, integritas, serta kualitas kepemimpinan camat dan lurah sehingga pelayanan publik di Kota Bekasi semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Tinggalkan Balasan