INDORAYATODAY.COM, DEPOK — Persiapan Kota Depok sebagai salah satu tuan rumah Porprov XV Jawa Barat 2026 mendapat apresiasi KONI Jabar setelah sejumlah persoalan teknis penyelenggaraan dapat diselesaikan.

Ketua Umum KONI Jawa Barat Muhammad Budiana menilai Panitia Besar (PB) Porprov Kota Depok menunjukkan kesiapan dalam mematangkan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jabar 2026.

Salah satu indikatornya terlihat dari penyelesaian persoalan venue pertandingan sepak takraw.

Venue yang sebelumnya direncanakan berada di wilayah Cilodong akhirnya dipindahkan ke fasilitas Universitas Indonesia (UI).

Perubahan lokasi tersebut dapat diselesaikan melalui koordinasi antara UI dengan KONI serta Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok.

Budiana menilai koordinasi yang terbangun antara PB Porprov, KONI Jabar, KONI Kota Depok, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menjadi bagian penting dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan teknis menjelang pertandingan.

Dalam proses persiapan, Budiana juga menyoroti keterlibatan jajaran PB Porprov Kota Depok dalam berbagai agenda koordinasi dengan penyelenggara di tingkat provinsi.

Menurut dia, Ketua PB Porprov Kota Depok Nina Suzana terlibat langsung dalam sejumlah pertemuan bersama Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) di Bandung.

“Kalau ada pertemuan di Bandung dengan Panwasrah, Bu Nina acap kali hadir, tidak mewakilkan. Hari ini juga beliau mengerahkan kabid-kabid yang ada di PB Porprovnya,” kata Budiana, Rabu (17/9/2026).

Keterlibatan jajaran panitia tersebut dinilai membantu mempercepat koordinasi ketika muncul kebutuhan maupun persoalan dalam persiapan penyelenggaraan.

Budiana mengatakan komunikasi antara unsur pemerintah daerah dan organisasi olahraga dibutuhkan karena persiapan Porprov melibatkan berbagai aspek, terutama kesiapan fasilitas pertandingan.

Setelah pelaksanaan Delegation Registration Meeting (DRM), KONI Jabar akan melanjutkan pengecekan terhadap sejumlah venue yang menjadi tanggung jawab PB Porprov Kota Depok.

BACA JUGA:  Keren! Transformasi Digital Depok Jadi Contoh Daerah Lain

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas sebelum digunakan dalam pertandingan Porprov XV Jabar 2026.

Salah satu lokasi yang akan ditinjau adalah venue cabang olahraga selancar ombak atau surfing di Cimaja, Kabupaten Sukabumi.

“Kami selalu mengecek. Agenda berikutnya pasca penyelenggaraan DRM ini akan ada pengecekan venue,” ujar Budiana.

Ia menyebut venue surfing menjadi lokasi terjauh yang berada dalam tanggung jawab PB Porprov Kota Depok.

“Satu venue yang paling jauh yang dimiliki PB Kota Depok di Cimaja, Sukabumi, cabor selancar ombak atau surfing,” katanya.

Pengecekan venue menjadi bagian dari tahapan lanjutan untuk mematangkan kesiapan Kota Depok menghadapi pelaksanaan Porprov XV Jawa Barat 2026. ***