INDORAYATODAY.COM, DEPOK — Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Depok-Bogor ditargetkan memasuki tahap groundbreaking pada akhir 2026 setelah pembahasan kembali dimatangkan.

Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan perkembangan proyek tersebut dibahas bersama Pemerintah Kota Bogor, Danantara, serta pemerintah pusat dalam rapat koordinasi pada Kamis (24/9/2026).

Menurut Supian, pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mematangkan tahapan yang harus dilalui agar proyek PSEL dapat berjalan sesuai rencana.

“Sebetulnya lebih kepada mematangkan perjalanan terkait dengan PSEL kita dengan Kota Bogor, dengan pihak ketiga, dengan pemerintah pusat,” kata Supian saat diwawancarai, Jumat (25/9/2026).

Dari pembahasan tersebut, Supian berharap tahapan awal pembangunan fasilitas pengolahan sampah itu dapat dimulai sebelum pergantian tahun.

“Mudah-mudahan di akhir tahun ini sudah mulai groundbreaking. Intinya itu,” ujarnya.

Sebelum groundbreaking dilakukan, masih terdapat tahapan pematangan lahan yang membutuhkan pembiayaan.

Persoalan tersebut menjadi salah satu pembahasan antara Supian dan Pemerintah Kota Bogor. Sebab, Depok merupakan bagian dari kerja sama pembangunan fasilitas PSEL tersebut.

“Pematangan lahan itu kan ada pembiayaan. Nah, terkait dengan pembiayaan itu yang kemarin kita minta, kita berdiskusi saya dengan Pemerintah Kota Bogor, seperti apa kewajiban kita,” ujar Supian.

Pemkot Depok, lanjut dia, siap ikut memberikan dukungan terhadap kebutuhan pembiayaan pematangan lahan sesuai porsi yang nantinya ditetapkan.

Namun, hingga Jumat, besaran biaya yang menjadi bagian Pemkot Depok belum diketahui.

“Belum, belum. Kita nunggu kabar dari sana,” kata Supian ketika ditanya mengenai hasil penghitungan biaya tersebut.

Kerja sama pembangunan PSEL sebelumnya telah memasuki tahap penandatanganan kesepakatan bersama pada 11 Mei 2026.

Kesepakatan tersebut melibatkan Depok, Bogor, dan Danantara serta disaksikan Menteri Koordinator Bidang Pangan.

BACA JUGA:  Pemkot Depok Gratiskan PBB Bangunan Cagar Budaya, Begini Syaratnya

Fasilitas pengolahan sampah untuk Depok-Bogor direncanakan dibangun di wilayah Kayu Manis, Bogor. Nantinya, sekitar 700 ton sampah dari Kota Depok akan dikirim ke lokasi tersebut untuk diolah menjadi energi listrik.

Proyek Depok-Bogor menjadi salah satu dari enam lokasi pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi. Lokasi lainnya berada di Lampung, Serang, Medan, Semarang, dan Kabupaten Bekasi.

Supian sebelumnya berharap proyek tersebut dapat terealisasi paling lambat pada 2028. Untuk tahapan terdekat, Pemkot Depok masih menunggu hasil penghitungan biaya pematangan lahan sebelum target groundbreaking akhir tahun dijalankan.