INDORAYATODAY.COM, DEPOK — Ketua Komisi B DPRD Kota Depok Hamzah mengajak generasi muda tidak sekadar menghafal lima sila Pancasila, tetapi menerapkannya melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan Hamzah yang juga Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Depok dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026).

Menurut Hamzah, peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi pengingat bagi generasi muda mengenai pentingnya menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

“Generasi muda di Kota Depok jangan sekadar menghafal lima sila, tetapi harus menghidupkannya dalam tindakan nyata,” kata Hamzah.

Menurut dia, penerapan Pancasila tidak harus dimulai melalui sesuatu yang besar. Nilai tersebut dapat diwujudkan dari lingkungan terdekat anak muda.

“Pancasila harus hadir dalam kehidupan sehari-hari warga Depok, mulai dari lingkungan RT dan RW, tempat nongkrong, sampai ruang digital,” ujarnya.

Hamzah menilai karakter Depok sebagai kota pendidikan dan ruang kreativitas generasi muda menjadi modal untuk mendorong pengamalan Pancasila secara modern dan inklusif.

Hamzah mencontohkan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dapat diterapkan dengan menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakat Depok.

Sementara nilai kemanusiaan dapat diwujudkan dengan meningkatkan kepedulian sosial sekaligus menolak perundungan, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

“Anak muda harus aktif dalam kegiatan sosial, peduli kepada warga yang membutuhkan, serta menolak segala bentuk perundungan di sekolah maupun media sosial,” kata Hamzah.

Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terprovokasi informasi bohong atau hoaks yang dapat mengganggu persatuan masyarakat.

“Silaturahmi antarkomunitas kepemudaan harus diperkuat. Jangan mudah terprovokasi hoaks yang dapat memecah belah warga,” ujarnya.

Dalam kehidupan organisasi, Hamzah mendorong anak muda mengutamakan musyawarah dan diskusi sehat ketika menghadapi perbedaan, termasuk di lingkungan masyarakat maupun organisasi kampus.

BACA JUGA:  Dasco Lepas Tim Galapana DPR ke NTT Tangani Pasca Gempa

Sementara penerapan keadilan sosial dapat dilakukan melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan lingkungan dan perekonomian masyarakat.

“Anak muda bisa terlibat menjaga kebersihan kota, melakukan pengelolaan sampah secara mandiri, serta mendukung kebangkitan UMKM lokal milik sesama anak muda Depok,” kata Hamzah.

Hamzah berharap momentum Hari Kesaktian Pancasila mendorong generasi muda mengambil peran sebagai agen perubahan di lingkungannya.

“Pemuda Depok harus terus menjaga semangat itu dengan menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif, menjaga kota tetap kondusif, dan terus berkarya untuk kemajuan bersama,” ujarnya.