INDORAYATODAY.COM, JAKARTA — Muhammad Tahfiz bin Al Hamdi, siswa SMK Negeri 2 Cibinong, mendapat pengalaman istimewa setelah memainkan biola di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Tahfiz tampil dalam rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kesaktian Pancasila, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2026).

Kesempatan tersebut meninggalkan kesan tersendiri bagi Tahfiz. Sebagai pelajar yang menekuni musik, ia mengaku senang sekaligus bersyukur bisa menunjukkan kemampuannya di hadapan Presiden.

“Rasanya pasti senang sekali, karena kesempatan untuk bermain di depan Bapak Presiden kan hal yang sangat langka, ya,” kata Tahfiz, dikutip dari keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.

“Jadi, jarang kita jumpai sehari-hari. Jadi, saya merasa sangat bersyukur dan turut bangga,” lanjutnya.

Kesempatan tampil dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak datang tanpa proses.

Ketertarikan Tahfiz terhadap dunia musik telah tumbuh sejak kecil. Ia mulai belajar memainkan alat musik ketika berusia sembilan tahun.

Kemampuan yang terus diasah tersebut kemudian membawanya mendapat kesempatan tampil dalam acara yang dihadiri langsung Presiden Prabowo.

Bagi Tahfiz, penampilan tersebut tidak hanya menjadi kesempatan menunjukkan kemampuan bermusik, tetapi juga momentum untuk memaknai Pancasila sebagai seorang pelajar.

Ia memandang nilai Pancasila berkaitan erat dengan kebersamaan, kehidupan yang damai, serta sikap saling menghormati di tengah perbedaan.

“Kalau menurut saya, Pancasila itu merupakan kebersamaan, ya. Jadi, bagaimana caranya kita untuk hidup damai, tenteram dan menghormati sesama lainnya tanpa membedakan,” ujar Tahfiz.

Sebagai pelajar yang menekuni musik, Tahfiz berharap siswa mendapatkan ruang dan dukungan untuk mengembangkan kemampuan sesuai minat masing-masing.

Menurut dia, pengembangan talenta pelajar perlu terus difasilitasi, termasuk bagi siswa yang memiliki ketertarikan dan kemampuan di bidang musik.

BACA JUGA:  Sapa Warga NTT, Prabowo Pastikan Pemerintah Terus Beri Bantuan

Tahfiz juga menyampaikan harapannya agar pelajar Indonesia dapat menggunakan kemampuan yang dimiliki untuk membawa nama baik bangsa.

“Saya doakan semoga Pak Presiden Prabowo sehat selalu, selalu semangat dalam pekerjaannya,” tuturnya.

“Semoga Indonesia tetap terus maju dan semoga kita sebagai pelajar dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia,” lanjut Tahfiz.

Pengalaman tampil di Lubang Buaya pun menjadi salah satu momentum dalam perjalanan Tahfiz mengembangkan bakat musik yang telah ditekuninya sejak usia sembilan tahun.