INDORAYATODAY.COM — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad optimistis pasar modal Indonesia memiliki fundamental yang kokoh untuk menghadapi tekanan global.

Pernyataan ini merespons langkah lembaga pemeringkat global Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang berencana menurunkan klasifikasi bursa saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

Dasco menegaskan, Indonesia memiliki kemampuan untuk menentukan arah dan standar kualitas pasar modalnya sendiri melalui kekompakan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).

“Di bursa kita, bersama akan kita buat dan tentukan rating kita sendiri. Kita bersatu, bergerak, dan berjuang menuju bangsa pemenang,” kata Dasco melalui unggahan di akun media sosial resminya, Senin (26/10/2026).

Menurutnya, untuk membangun industri pasar modal yang tangguh, seluruh elemen pelaku pasar harus bersatu dan berjuang menghadapi berbagai dinamika penilaian indeks bursa global.

Sebelumnya, MSCI mengumumkan rencana reklasifikasi bursa saham Indonesia karena menilai status Emerging Market tidak lagi relevan dengan kondisi pasar saham domestik saat ini.

Rencana tersebut didasari oleh kekhawatiran investor global terkait isu investabilitas, termasuk transparansi struktur kepemilikan saham serta dugaan praktik perdagangan terkoordinasi.

Langkah reklasifikasi ini masih dalam tahap konsultasi dengan para pelaku pasar global. Keputusan final mengenai status bursa Indonesia akan diumumkan MSCI paling lambat pada 30 Juni 2027.

Sebagai informasi, Standalone Market merupakan kategori pasar modal MSCI yang berada di luar kelompok Developed Market (pasar maju), Emerging Market (pasar berkembang), maupun Frontier Market (pasar perintis).

Jika terdegradasi ke status tersebut, saham-saham asal Indonesia tidak lagi masuk dalam indeks acuan portofolio manajer investasi global utama seperti MSCI Emerging Markets Index. Kendati demikian, MSCI masih akan menghitung indeks saham Indonesia secara individual terpisah.

BACA JUGA:  Menbud Fadli Zon Umumkan Uji Publik Penulisan Sejarah Nasional Dimulai 20 Juli