INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Wakil Ketua DPRD Kota Depok Yeti Wulandari menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Tugu 3 di Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis. Ia menyebut keberadaan SPPG menjadi bagian penting dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Peresmian SPPG Tugu 3 yang berlokasi di Jalan H Rijin, RT 5/11, Kelurahan Tugu, menjadi salah satu titik pelaksanaan program MBG di Kota Depok. Yeti menilai satuan pelayanan tersebut berperan sebagai ujung tombak kebijakan nasional di tingkat daerah.

“SPPG adalah bagian dari ekosistem besar yang sedang dibangun. Keberhasilan kebijakan nasional ini memerlukan kolaborasi semua pihak,” ujar Yeti, Senin (2/3).

Menurut dia, operasional satuan pelayanan tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga mendorong pergerakan ekonomi lokal. Keterlibatan petani, peternak, dan pedagang pasar dinilai membuka peluang kerja serta memperluas rantai pasok bahan pangan.

Ia menyebut efek domino dari program tersebut dapat memperkuat sektor usaha lokal jika dikelola secara konsisten.

Yeti juga menekankan pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan program. Ia menyebut Satgas Terpadu di Kota Depok memiliki peran dalam memastikan prosedur berjalan sesuai ketentuan.

“Dengan adanya Satgas Terpadu, seluruh proses dipantau agar berjalan sesuai prosedur dan tepat sasaran,” katanya.

Ia menambahkan transparansi dan akuntabilitas menjadi bagian penting agar masyarakat mengetahui pelaksanaan program dilakukan dengan sistem pengawasan yang jelas.

Menurut Yeti, tujuan utama program MBG adalah pembangunan kualitas sumber daya manusia. Ia menilai kesehatan dan kecukupan gizi anak menjadi fondasi pembangunan ekonomi jangka panjang.

“Anak-anak yang sehat dan bergizi baik adalah fondasi ekonomi masa depan. Program ini harus dijaga bersama,” ujarnya.

Yeti Wulandari menilai SPPG Tugu 3 memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis di Depok. Selain mendukung pemenuhan gizi, program ini juga dinilai mendorong ekonomi lokal dengan pengawasan yang terstruktur.

BACA JUGA:  DPRD Kota Bekasi Dorong Audit Menyeluruh terhadap BUMD