INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Pemerintah Kota Depok menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) selama periode libur Hari Suci Nyepi dan Idulfitri 2026. Kebijakan ini berlaku pada 25 hingga 27 Maret 2026 dengan skema kerja fleksibel berbasis hybrid working.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 800/121/Org/2026 yang ditandatangani Wali Kota Depok, Supian Suri. Dalam aturan tersebut, mekanisme kerja ASN dilakukan melalui kombinasi antara work from office (WFO) dan work from anywhere (WFA).
“Penyesuaian mekanisme kerja pegawai dilakukan melalui hybrid working atau kombinasi pelaksanaan tugas di kantor dan pelaksanaan tugas kedinasan dari lokasi mana saja secara proporsional,” demikian kutipan dalam surat edaran tersebut.
Selain periode 25–27 Maret 2026, pengaturan serupa juga telah diterapkan pada 16 dan 17 Maret 2026, menjelang libur nasional dan cuti bersama Nyepi.
Pengaturan teknis pelaksanaan WFA diserahkan kepada masing-masing kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dengan tetap memperhatikan capaian kinerja.
Seluruh OPD juga diminta mengoptimalkan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) guna mendukung kelancaran tugas kedinasan secara fleksibel.
Pemkot Depok menegaskan bahwa meskipun menerapkan sistem kerja fleksibel, pelayanan publik harus tetap berjalan optimal tanpa gangguan.
Layanan esensial seperti kesehatan, transportasi, dan keamanan menjadi prioritas utama selama kebijakan WFA berlangsung.
Pemerintah daerah juga akan melakukan pemantauan dan pengawasan untuk memastikan kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.
Bagi unit layanan yang menerapkan sistem kerja bergilir atau sif, diminta melakukan penyesuaian jadwal tanpa mengurangi standar pelayanan yang telah ditetapkan.
Kebijakan WFA bagi ASN di lingkungan Pemkot Depok diharapkan memberikan fleksibilitas kerja tanpa mengganggu pelayanan publik. Sistem hybrid working menjadi strategi untuk menjaga kinerja organisasi selama periode libur panjang nasional. ***

Tinggalkan Balasan