INDORAYATODAY.COM, KOTA BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe mulai menyiapkan konsep baru pemanfaatan Kali Bekasi sebagai destinasi wisata masyarakat. Sungai yang selama ini identik sebagai aliran air itu dirancang menjadi lokasi rekreasi sekaligus edukasi lingkungan.

Gagasan tersebut disampaikan Bobihoe saat melakukan kegiatan susur sungai di Kali Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (21/4/2026).

Menurut dia, salah satu konsep yang disiapkan adalah wisata memancing selama 24 jam bagi masyarakat.

Untuk mendukung rencana itu, Pemkot Bekasi melakukan penebaran 3.000 ekor ikan lele di Kali Bekasi.

“Ya, kami ingin bahwasanya di Kali Bekasi ini pun orang bisa juga berwisata mancing 24 jam. Tadi ikan lele kami lepas,” kata Bobihoe.

Ia menegaskan pemerintah akan terus mengupayakan agar Kali Bekasi menjadi ruang publik yang bermanfaat dan menarik bagi warga.

Selain wisata memancing, Bobihoe juga menggagas wisata susur sungai menggunakan perahu.

Program itu ditujukan terutama bagi kalangan pemuda dan remaja agar lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan sungai.

“Kami lagi berpikir bagaimana kalau ini jadi wisata buat para pemuda dan remaja untuk berjalan-jalan, naik perahu di Kali Bekasi,” ujarnya.

Menurut Bobihoe, kegiatan itu bisa menjadi sarana edukasi agar masyarakat sadar bahwa membuang sampah ke sungai memiliki dampak berbahaya.

Ia optimistis program dapat diwujudkan karena kondisi Kali Bekasi saat ini disebut semakin minim sampah.

Langkah Abdul Harris Bobihoe menyiapkan Kali Bekasi sebagai kawasan wisata menunjukkan upaya menghadirkan ruang publik baru di Kota Bekasi. Selain bernilai rekreasi, program ini juga diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan. ***

BACA JUGA:  Dinkes Depok Perkuat Pengawasan Dapur Gizi Demi Keamanan Pangan