INDORAYATODAY.COM, KOTA BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menegaskan penanganan korban menjadi prioritas utama setelah kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, Senin malam (27/4/2026), yang menewaskan 14 orang dan melukai puluhan lainnya.
Pernyataan itu disampaikan saat ia mengunjungi korban yang dirawat di RSUD Chasbullah Abdulmadjid, Selasa (28/4/2026) pagi, untuk memastikan kondisi dan penanganan berjalan optimal.
Dalam kunjungan tersebut, Harris menekankan pentingnya memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis secepat mungkin. Ia menyebut pemerintah daerah langsung bergerak begitu menerima informasi kejadian.
“Kami mendapatkan informasi dan segera kami kerahkan seluruh URC yang ada untuk lakukan evakuasi dan penanganan,” ujar Harris.
Menurut dia, seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit guna memperoleh perawatan. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada korban yang terlambat mendapatkan pertolongan.
“Seluruh korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan terbaik,” katanya.
Harris juga menyampaikan bahwa penanganan tidak hanya berhenti pada evakuasi, tetapi juga memastikan pelayanan medis berjalan maksimal selama masa perawatan korban.
Selain memastikan penanganan berjalan, Harris menyampaikan duka atas peristiwa tersebut. Namun, ia menegaskan fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah memastikan korban tertolong dan tertangani dengan baik.
“Atas nama Pemerintah Kota Bekasi, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini,” ucapnya.
Ia menambahkan, pemerintah akan terus memantau kondisi korban dan memastikan seluruh kebutuhan penanganan terpenuhi.
Langkah tersebut, kata Harris, menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam merespons situasi darurat secara cepat dan terukur.
Kecelakaan kereta di Bekasi Timur menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bekasi. Abdul Harris Bobihoe menegaskan pendekatan yang diambil tidak hanya sebatas respons awal, tetapi memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan hingga kondisi pulih. ***

Tinggalkan Balasan