INDORAYATODAY.COM — Organisasi Tani Merdeka Indonesia bersama Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menyampaikan pernyataan sikap bersama untuk mendukung arah pembangunan ekonomi Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan tersebut dinilai mengedepankan prinsip ekonomi kerakyatan dan berpihak pada masyarakat kecil.

Aksi penyampaian sikap ini juga turut dihadiri oleh perwakilan dari sejumlah organisasi buruh, pengemudi ojek daring (ojol), serta perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (Semmi), Pelajar Islam Indonesia (PII), dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND).

Dalam pernyataannya, kedua organisasi menilai pembangunan ekonomi nasional perlu dijalankan dengan memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh petani, pedagang pasar, nelayan, pelaku UMKM, serta masyarakat kecil lainnya. Menurut mereka, pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan pemerataan dan perlindungan terhadap kelompok produktif di akar rumput.

Koordinator Aksi, Aiman Adnan, mengatakan bahwa dukungan tersebut diberikan karena arah kebijakan ekonomi yang dibangun saat ini dinilai sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945. Pasal tersebut menempatkan asas kebersamaan, gotong royong, dan keadilan sosial sebagai fondasi utama pembangunan nasional.

“Kami memandang ekonomi Indonesia harus memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. Petani, pedagang pasar, nelayan, UMKM, dan masyarakat kecil perlu memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang,” ujar Aiman di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Aiman menegaskan, negara harus hadir secara nyata untuk menjaga keadilan sosial serta memastikan roda pembangunan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh kelompok tertentu saja.

Dalam pernyataan sikap tersebut, Tani Merdeka Indonesia dan APPSI merumuskan lima poin utama tuntutan dan dukungan, yaitu:

Mendukung sistem ekonomi kerakyatan yang berlandaskan pada asas kekeluargaan.

Mendukung penuh upaya melawan praktik monopoli dan permainan harga yang merugikan rakyat kecil.

BACA JUGA:  Bikin Bangga! Abdul Harris Bobihoe Dukung UMKM Difabel dan Lansia Jadi Primadona Dunia

Memperkuat peran koperasi dan sektor ekonomi di wilayah pedesaan.

Mendorong keberpihakan nyata dari kebijakan pemerintah kepada petani dan pedagang pasar.

Memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam setiap pembangunan ekonomi nasional.

Aiman menjelaskan, penguatan koperasi dan perlindungan terhadap pasar rakyat menjadi bagian penting untuk menjamin akses usaha, permodalan, rantai distribusi, serta pasar yang lebih adil bagi masyarakat bawah.

“Ekonomi kerakyatan bukan sekadar konsep, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Kami ingin petani dan pedagang memiliki ruang tumbuh yang lebih kuat dan berkelanjutan,” kata Aiman menambahkan.

Melalui rilis pernyataan sikap ini, Tani Merdeka Indonesia dan APPSI juga menyatakan komitmennya untuk menjadi bagian dari gerakan bersama dalam memperkuat ekonomi rakyat serta mengawal kebijakan pemerintah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.