INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Lembaga Survei Depok Independent (LSDI) merilis hasil polling terkait pelaksanaan Lebaran Depok 2026 yang digelar pada 5-9 Mei lalu. Hasil survei menunjukkan mayoritas warga memberikan respons positif terhadap kegiatan budaya tahunan tersebut.

Dari 500 responden yang tersebar di 11 kecamatan di Kota Depok, sebanyak 85 persen menyatakan puas dengan penyelenggaraan Lebaran Depok 2026. Sementara 10 persen memilih tidak memberikan pendapat dan hanya 5 persen yang mengaku tidak puas.

Direktur Eksekutif LSDI, Moh. Khalilou Fadiga, mengatakan tingginya angka kepuasan menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang mengangkat budaya khas Depok tersebut.

“Kami melakukan polling terhadap 500 warga yang dipilih secara acak di 11 kecamatan di Kota Depok. Ternyata, antusiasme dan tingkat kepuasan warga sangat tinggi terhadap gelaran Lebaran Depok 2026,” ujar pria yang akrab disapa Diga.

Menurutnya, mayoritas responden yang mengaku puas juga berharap Lebaran Depok dapat kembali diselenggarakan pada tahun mendatang dengan konsep yang lebih meriah dan inovatif.

Lebaran Depok 2026 dinilai berhasil memadukan pelestarian budaya lokal dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui bazar UMKM dan kuliner.

Berbagai pertunjukan seni yang ditampilkan selama acara berlangsung mendapat perhatian besar dari masyarakat. Mulai dari seni tari tradisional dan modern, lenong Betawi, gambang kromong, pembacaan puisi dan sastra, opera, hingga penampilan grup musik.

Selain itu, sejumlah tradisi khas masyarakat Depok juga kembali diperkenalkan kepada publik, seperti Motong Kebo Andil, Nyuci Perabotan, Pasar Pengabisan, Rantangan, Ruwahan, Ngaduk Dodol, Ngubek Empang, hingga Fashion Show Pakaian Jadul.

Kehadiran bintang tamu nasional seperti Band Wali dan Gambus El-Corona turut menjadi magnet yang menarik ribuan pengunjung selama pelaksanaan acara.

BACA JUGA:  Jaksa Masuk Sekolah, Kejari Depok Ajak Pelajar Waspadai Bahaya Narkotika

Selain mendapat apresiasi dari masyarakat, pelaksanaan Lebaran Depok 2026 juga dinilai memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Banyak peserta bazar mengaku mengalami peningkatan penjualan selama lima hari kegiatan berlangsung.

Diga menilai penyelenggaraan acara berjalan dengan baik, tertib, dan mampu menghadirkan suasana yang kondusif bagi masyarakat.

“Sebagai Ketua Panitia, Bang Haji Hamzah sangat berhasil menyelenggarakan event besar ini. Semua acara tersusun rapi, berjalan kondusif, dan masyarakat pulang dengan perasaan puas,” katanya.

Hasil polling tersebut menjadi gambaran bahwa Lebaran Depok masih mendapat tempat di hati masyarakat dan dinilai sebagai salah satu agenda budaya yang mampu memperkuat identitas lokal sekaligus menggerakkan ekonomi warga.