DEPOK, INDORAYA TODAY – Kinerja Posyandu di Kota Depok terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Juni 2026, lebih dari 95 persen Posyandu di kota ini telah berstatus mandiri.
Data Tim Penggerak Posyandu Kota Depok mencatat terdapat 1.083 Posyandu yang tersebar di 11 kecamatan dan 63 kelurahan.
Ketua Tim Penggerak Posyandu Kota Depok, Siti Barkah Hasanah atau Cing Ikah, mengatakan sebanyak 1.039 Posyandu kini berstatus mandiri.
Selain itu, terdapat 25 Posyandu kategori purnama dan 19 Posyandu kategori madya.
“Lebih dari 95 persen Posyandu Depok sudah mandiri,” kata Cing Ikah, dikutip Minggu (15/6/2026).
Menurut dia, capaian tersebut menjadi bukti semakin kuatnya layanan dasar masyarakat yang bertumpu pada Posyandu.
Pemkot Depok, lanjutnya, akan terus memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dan pemberdayaan warga.
Dari sisi sarana, sebanyak 664 Posyandu telah memiliki bangunan sendiri. Sisanya masih memanfaatkan kantor RT/RW, rumah warga, hingga gedung serbaguna.
Meski begitu, masih terdapat 311 Posyandu yang belum memiliki lahan sendiri.
“Kami terus memperkuat sarana dan prasarana Posyandu,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkot Depok rutin memberikan bantuan operasional, penyuluhan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), insentif kader, hingga perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh kader Posyandu.
Langkah tersebut diharapkan semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Posyandu juga didorong menjadi pusat pemberdayaan keluarga untuk melahirkan generasi Depok yang sehat, cerdas, tangguh, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan