DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Niat tiga remaja menggelar aksi tawuran di Kota Depok, Jawa Barat, berakhir gagal total.
Rencana mereka buyar usai dicegat dan diperiksa oleh warga di kawasan Jalan Kemiri Jaya, Beji.
Peristiwa penghentian rombongan remaja berujung penangkapan ini terjadi pada Minggu (9/8/2026) dini hari.
Tiga remaja yang ditangkap masing-masing berinisial MAP (17), BVG (19), dan RAW (16).
Kapolsek Beji Kompol Antonius membenarkan penangkapan tiga pemuda yang diduga hendak tawuran tersebut.
“Saat ini ketiganya sudah diamankan di Polsek Beji untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Antonius dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).
Insiden bermula saat RAW dan BVG menjemput MAP dari rumahnya pada Sabtu (8/8/2026) malam.
Mereka berpamitan kepada orangtua MAP dengan alasan sekadar ingin bermain bersama rekan-rekannya.
Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, ketiganya berkumpul di Taman Lembah Gurame, Kelurahan Depok, Kecamatan, Pancoran Mas.
Di sana, sekitar 10 remaja dengan lima unit sepeda motor sudah menunggu kedatangan mereka.
Rombongan tersebut berencana menuju Lapangan Hawai, Beji, untuk menemui kelompok lawan dan bertikai.
Sekitar pukul 02.00 WIB, rombongan konvoi melintas berboncengan di Jalan Kemiri Jaya, Beji.
Gerak-gerik mencurigakan rombongan tersebut langsung memancing kewaspadaan warga RT 07/01 di lokasi.
Warga setempat yang dipimpin saksi bernama Maulana Eka Putra menghentikan laju motor mereka.
Saat dilakukan penggeledahan, warga menemukan senjata tajam jenis celurit berukuran besar.
Celurit berwarna hitam tersebut dilapisi gagang kayu yang terbalut kain berwarna biru.
Warga langsung melaporkan temuan tersebut dan menyerahkan ketiganya ke Polsek Beji.
Polisi mengamankan ketiga remaja beserta barang bukti sekitar pukul 02.45 WIB.
Kini, ketiga pemuda tersebut menjalani pemeriksaan intensif di Unit Reskrim Polsek Beji.

Tinggalkan Balasan