INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Masyarakat kini dapat mengecek status desil secara online menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP. Informasi ini penting diketahui karena kategori desil menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menentukan penerima berbagai program bantuan sosial (bansos).
Melalui layanan digital yang disediakan Kementerian Sosial (Kemensos), masyarakat dapat mengetahui posisi tingkat kesejahteraan ekonomi yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tanpa perlu datang ke kantor kelurahan maupun dinas sosial.
Cara Cek Desil Kemensos Juni 2026
Pengecekan status desil dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos maupun situs resmi Kemensos. Berikut langkah-langkahnya:
1. Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi dan pilih menu Cek Bansos
- Masukkan NIK sesuai KTP.
- Klik tombol Cari Data
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
Jika data ditemukan, pengguna dapat melihat informasi penerima bantuan, data keluarga, serta kategori desil yang tercatat dalam DTSEN.
2. Melalui Situs Resmi Kemensos
- Buka situs resmi Kemensos di: cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK sesuai KTP.
- Isi kode captcha yang tersedia.
- Klik Cari Data
Sistem akan menampilkan status penerima bantuan sosial, jenis bantuan yang diterima, serta kategori desil yang tercatat dalam basis data pemerintah.
Desil merupakan metode pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Dalam sistem ini, penduduk dibagi ke dalam 10 kelompok atau desil, mulai dari kelompok dengan kondisi ekonomi paling rendah hingga paling tinggi.
Semakin kecil angka desil seseorang, semakin rendah tingkat kesejahteraan ekonominya berdasarkan data pemerintah. Karena itu, kelompok desil bawah menjadi prioritas dalam berbagai program bantuan sosial.
Data tersebut bersumber dari DTSEN yang diperbarui secara berkala untuk menjaga ketepatan sasaran penerima bantuan.
Kategori Desil dalam DTSEN
- Desil 1: Miskin ekstrem
- Desil 2: Miskin
- Desil 3: Hampir miskin
- Desil 4: Rentan miskin
- Desil 5: Menuju kelas menengah
- Desil 6–10: Kelompok menengah hingga ekonomi atas
Secara umum, kelompok desil bawah memiliki peluang lebih besar menerima bantuan pemerintah.
Beberapa program yang menggunakan indikator desil antara lain:
- Desil 1–4 menjadi prioritas penerima Program Keluarga Harapan (PKH).
- Desil 1–5 berpeluang menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako.
- Desil 1–5 dapat memperoleh bantuan iuran BPJS Kesehatan kategori PBI-JK.
- Desil 1–5 berkesempatan menerima bantuan melalui program ATENSI.
Sementara masyarakat yang berada pada kelompok desil lebih tinggi umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos.
Ada sejumlah faktor yang menyebabkan seseorang tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, di antaranya:
- Data kependudukan belum lengkap.
- Data masih dalam proses verifikasi dan validasi.
- Penerima yang terdaftar telah meninggal dunia.
- Terdaftar sebagai ASN, TNI, Polri, atau pegawai BUMN/BUMD.
- Memiliki anggota keluarga yang berstatus ASN, TNI, Polri, atau pegawai BUMN/BUMD.
Apabila hasil pengecekan desil tidak sesuai dengan kondisi ekonomi yang sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan usulan pembaruan data melalui mekanisme yang disediakan pemerintah.
Pengecekan desil Kemensos Juni 2026 dapat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi maupun situs resmi Kemensos menggunakan NIK KTP. Informasi ini penting untuk mengetahui peluang menerima berbagai program bantuan sosial yang disalurkan pemerintah.
Dengan data yang terus diperbarui melalui DTSEN, pemerintah berharap penyaluran bansos dapat semakin tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. ***

Tinggalkan Balasan