DEPOK, INDORAYA TODAY – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok meminta maaf kepada masyarakat atas potensi kemacetan yang terjadi selama pelaksanaan proyek rekonstruksi Jalan Alternatif Pemuda-Enggram di Kecamatan Sawangan.

Permintaan maaf itu disampaikan Kepala DPUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, usai kegiatan groundbreaking proyek yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Depok, Supian Suri, Rabu (17/6/2026).

Yodi mengatakan, proses pembangunan jalan dipastikan akan menimbulkan dampak sementara bagi pengguna jalan, terutama meningkatnya kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.

“Pertama kami menyampaikan permintaan maaf karena dalam pelaksanaan pekerjaan mungkin akan menimbulkan kemacetan baru atau menambah kepadatan lalu lintas,” kata Yodi.

Meski demikian, ia menegaskan pembangunan infrastruktur merupakan langkah penting untuk menyelesaikan persoalan kemacetan yang selama ini dikeluhkan warga Sawangan dan sekitarnya.

Karena itu, masyarakat diminta bersabar dan memanfaatkan jalur alternatif selama proses pembangunan berlangsung hingga Desember 2026.

“Kami berpesan kepada masyarakat untuk mencari jalur lain atau alternatif sampai bulan Desember,” ujarnya.

Yodi juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Depok melalui DPUPR.

Menurut dia, dukungan warga menjadi modal penting untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, merata, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih sudah mendukung Dinas PUPR dan Pemerintah Kota Depok. Mudah-mudahan ke depan kita bisa menyediakan infrastruktur yang lebih baik dan menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat,” tuturnya.

DPUPR optimistis proyek Jalan Enggram akan menjadi salah satu solusi efektif dalam mengurai kemacetan di kawasan Sawangan.

Optimisme tersebut sejalan dengan target Pemerintah Kota Depok yang memperkirakan tingkat kemacetan dapat berkurang hingga 70 sampai 75 persen setelah proyek rampung.

BACA JUGA:  Bukan Kompor, Ternyata Ini Biang Keladi Kebakaran Hebat di Gudang Ekspedisi Depok!

Angka itu diperkuat dengan pembangunan sejumlah infrastruktur pendukung lainnya yang dikerjakan secara bersamaan.

Salah satunya adalah penataan dan pelebaran Simpang Parung Bingung yang juga menjadi titik krusial lalu lintas di wilayah barat Kota Depok.

“Tadi disampaikan Pak Wali Kota, pengurangan kemacetan bisa mencapai 70 sampai 75 persen. Karena tahun ini bersamaan dengan Simpang Parung Bingung yang akan diperluas, kami sangat optimistis,” ungkap Yodi.

Groundbreaking rekonstruksi Jalan Alternatif Pemuda-Enggram menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Depok dalam mempercepat pembangunan infrastruktur strategis guna meningkatkan konektivitas dan kenyamanan masyarakat.