INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kelurahan Bojongsari Baru mendapat pembekalan mengenai pemanfaatan platform digital untuk mengembangkan usaha. Melalui pelatihan yang digelar bersama Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), para peserta didorong memanfaatkan teknologi digital agar jangkauan pemasaran produk semakin luas.
Lurah Bojongsari Baru, Adeyasya Aziza, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperoleh pengetahuan baru, terutama setelah tidak lagi banyak kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan di tingkat kelurahan seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
Ia menilai materi mengenai optimalisasi usaha berbasis digital memberikan bekal yang dapat langsung diterapkan oleh para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis mereka.
“Dengan adanya kegiatan untuk UMKM dari PNJ ini sangat membantu kami karena memberikan ilmu-ilmu baru, khususnya bagi para pelaku UMKM,” ujar Adeyasya.
Ia berharap materi yang disampaikan narasumber tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi dapat diimplementasikan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Menurutnya, pemanfaatan media sosial dan berbagai platform digital dapat membuka peluang promosi yang lebih luas dibandingkan pemasaran yang selama ini hanya menjangkau lingkungan sekitar.
“Dengan digitalisasi ini kami berharap usaha yang sebelumnya masih berskala kecil dapat berkembang dan semakin dikenal oleh masyarakat luas melalui berbagai platform digital,” katanya.
Pelatihan tersebut diikuti sekitar 20 pelaku UMKM yang berasal dari dua wilayah, yakni Kelurahan Bojongsari Baru dan Kelurahan Curug.
Adeyasya menjelaskan, peserta berasal dari berbagai jenis usaha yang selama ini berkembang di wilayahnya. Produk unggulan UMKM Bojongsari Baru didominasi sektor kuliner, seperti aneka kue basah, bolu, makanan ringan, hingga kue kering.
Selain produk makanan, terdapat pula pelaku usaha yang memproduksi kerajinan tangan berupa tas rajut, tempat mukena, gantungan tas, serta berbagai hiasan berbahan plastik.
Menurutnya, pelatihan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal melalui pemanfaatan teknologi digital, sehingga produk yang dihasilkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Pemerintah Kelurahan Bojongsari Baru berharap kemampuan digital para pelaku UMKM terus meningkat seiring berkembangnya teknologi. Dengan dukungan pelatihan dan penerapan strategi pemasaran digital, usaha masyarakat diharapkan dapat tumbuh lebih cepat, memperluas pasar, serta meningkatkan nilai ekonomi bagi pelaku UMKM di Bojongsari Baru dan Curug.

Tinggalkan Balasan