DEPOK, INDORAYA TODAY – Penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah dua lantai sekaligus tempat usaha pengolahan minyak jelantah di Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, mulai terungkap.

Berdasarkan kesaksian warga, api diduga pertama kali muncul dari area pengolahan minyak jelantah yang saat itu ditinggal pemilik rumah.

Kebakaran terjadi di Jalan Damai Nomor 5 RT 01 RW 03, Kelurahan Mampang, Rabu (8/7/2026) malam.

Laporan diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok sekitar pukul 19.50 WIB.

Petugas tiba di lokasi hanya 10 menit kemudian atau pukul 20.00 WIB dengan jarak tempuh sekitar 4,1 kilometer.

Objek yang terbakar merupakan rumah dua lantai yang juga difungsikan sebagai tempat usaha pengolahan minyak jelantah.

Luas area yang terdampak mencapai sekitar 400 meter persegi.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional dan Penyelamatan DPKP Kota Depok, Tesy Haryati, mengatakan dugaan awal sumber api berasal dari lokasi pengolahan minyak jelantah.

“Kesaksian dari warga sekitar, dugaan api awal berasal dari tempat pengolahan minyak jelantah yang ditinggal oleh pemilik rumah,” kata Tesy.

Proses pemadaman berlangsung lebih dari dua jam. Petugas baru berhasil menyatakan situasi aman pada pukul 22.10 WIB.

Sebanyak enam unit mobil pemadam dari Mako Pos Wali Kota, UPT Cinere, dan UPT Cipayung dikerahkan ke lokasi.

Lima unit ambulans juga disiagakan untuk mengantisipasi keadaan darurat selama proses pemadaman.

Dalam insiden tersebut, seorang petugas Damkar mengalami luka di bagian kepala saat berjibaku memadamkan api.

Korban harus menjalani enam jahitan setelah sempat mendapatkan perawatan di RS Bunda Aliya.

“Saat ini petugas sudah berada di rumah setelah sebelumnya mendapat penanganan medis,” ujar Tesy.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman.

BACA JUGA:  Maling Tas di Margonda Depok Babak Belur Dihajar Massa, Endingnya Tak Terduga

Namun, dugaan awal mengarah pada area pengolahan minyak jelantah berdasarkan keterangan para saksi di lokasi kejadian.