INDORAYATODAY.COM – Pemandangan Bulan yang tampak berdekatan dengan planet Venus menghiasi langit malam dan menarik perhatian masyarakat.

Fenomena astronomi yang dikenal sebagai konjungsi Bulan dan Venus ini menyuguhkan visual indah dua benda langit yang seolah berada dalam satu kawasan yang sama.

Secara ilmiah, kedekatan Bulan dan Venus tersebut hanyalah ilusi optik dari sudut pandang manusia di Bumi. Bulan bergerak mengelilingi Bumi, sementara Venus mengitari Matahari pada orbit masing-masing.

“Ketika posisi ketiganya berada pada konfigurasi tertentu, Bulan dan Venus terlihat berada pada garis sejajar dari perspektif Bumi. Tampak berdampingan, padahal jarak fisik sebenarnya antara Bulan dan Venus tetap sangat jauh,” tulis laporan ilmiah pengamatan astronomi, Selasa (15/9/2026).

Fenomena ini makin mencolok karena tingkat kecerlangan Venus yang sangat tinggi. Planet tetangga Bumi ini merupakan objek paling terang di langit malam setelah Matahari dan Bulan, sehingga sering dijuluki sebagai ‘Bintang Senja’ saat muncul seusai matahari terbenam atau ‘Bintang Kejora’ menjelang terbit matahari.

Masyarakat dapat menikmati fenomena konjungsi ini secara langsung menggunakan mata telanjang tanpa memerlukan bantuan teleskop, selama kondisi cuaca cerah dan minim polusi cahaya. Penggunaan teropong atau kamera ponsel fitur fotografi malam akan memberikan detail gambar yang lebih jernih.

Para ahli menegaskan bahwa fenomena Bulan dan Venus yang tampak berdekatan murni merupakan peristiwa astronomi rutin akibat pergerakan periodik benda langit di Tata Surya. Peristiwa ini tidak berkaitan dengan pertanda alam tertentu maupun mitos mistis.

BACA JUGA:  Peneliti BRIN Temukan Spesies Baru Ikan Gobi Udang di Perairan Banyuwangi