INDORAYATODAY.COM – Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas kepada Kementerian Haji dan Umrah untuk memberantas habis praktik kartel, mafia, serta tindak penipuan biro perjalanan haji dan umrah yang merugikan calon jemaah.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf Hasyim (Gus Irfan), mengungkapkan bahwa Kepala Negara memberikan dukungan penuh atas upaya pembersihan ekosistem penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dari berbagai bentuk kecurangan.

“Beliau sangat mengapresiasi upaya kita dalam rangka membersihkan ekosistem haji maupun umrah dari kartel, pelanggaran, serta kecurangan yang bermuara pada kerugian calon jemaah. Istilah beliau adalah ‘sapu sajalah semua kartel dan mafia yang terkait dengan haji dan umrah’,” kata Gus Irfan, Selasa (29/9/2026).

Gus Irfan menjelaskan, sebagai langkah awal penindakan, pihak kementerian telah meluncurkan layanan aduan masyarakat melalui hotline “Berantas Mafia Haji dan Umrah”. Saluran ini dirancang untuk menyerap laporan langsung dari masyarakat terkait indikasi penipuan atau praktik kartel di lapangan.

Informasi dan laporan yang masuk melalui hotline tersebut menjadi pijakan awal bagi Kementerian Haji dan Umrah untuk melakukan penindakan hukum serta penertiban administrasi bersama pihak berwenang.

Pemerintah berharap ketegasan ini dapat memberikan perlindungan maksimal bagi calon jemaah haji dan umrah agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban penipuan atau pemerasan oleh oknum travel tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Saksikan Sumpah Hakim MK Adies Kadir dan Lantik Wamenkeu Baru