INDORAYATODAY.COM – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan Alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027 harus difokuskan untuk memperluas lapangan kerja, memperkuat produktivitas sektor riil, serta menekan kesenjangan sosial dan antarwilayah.

Hal tersebut disampaikan Dasco dalam pidato penutupan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026–2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2026).

“APBN bukan sekadar instrumen fiskal, melainkan instrumen kebijakan negara untuk mewujudkan kedaulatan ekonomi dan keadilan sosial. Pertumbuhan ekonomi harus menjadi jalan menuju kemakmuran rakyat,” ujar Dasco.

Dasco menekankan bahwa penyusunan APBN 2027 telah memperhitungkan dinamika ketidakpastian ekonomi global. Oleh sebab itu,

DPR dan pemerintah berkomitmen memastikan setiap alokasi anggaran memberikan manfaat nyata serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Dasco juga memaparkan capaian kinerja legislasi DPR yang berhasil mengesahkan 20 Rancangan Undang-Undang (RUU) menjadi Undang-Undang.

Beberapa di antaranya meliputi RUU Reforma Agraria, RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, serta RUU Satu Data Indonesia.

DPR bersama pemerintah dijadwalkan melanjutkan pembahasan 13 RUU lainnya pada Masa Persidangan II yang akan dimulai pada November 2026 mendatang.

 

BACA JUGA:  Wamentan Dorong Pemanfaatan Limbah Sapi Jadi Biogas untuk Pembangkit Listrik