DEPOK, INDORAYA TODAY – Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok menyatakan dukungan penuh terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Dukungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan refleksi apresiasi atas tata kelola keuangan daerah yang transparan, partisipatif, dan berpihak kepada rakyat.

Dalam pandangan umum yang dibacakan oleh Sekretaris Fraksi Gerindra, Gerry Wahyu Riyanto, Selasa (12/8/2025) di Gedung Paripurna DPRD Depok, Fraksi Gerindra menilai perubahan APBD 2025 merupakan langkah strategis yang menunjukkan kedewasaan pemerintahan daerah dan sinergi kuat antara legislatif dan eksekutif.

“Kami melihat penyusunan anggaran ini bukan hanya penyesuaian teknis, tapi bukti nyata komitmen Pemkot Depok dalam mengelola keuangan daerah secara akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegas Gerry.

Fraksi Gerindra menyoroti peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan, naik 5,24 persen dari Rp4,33 triliun menjadi Rp4,55 triliun. Kenaikan tersebut dipicu oleh kebijakan intensifikasi perpajakan, digitalisasi pembayaran melalui QRIS, serta program Gebyar Pajak yang efektif meningkatkan kesadaran wajib pajak.

“Peningkatan Pajak Kendaraan Bermotor sebesar 13 persen dan Pajak Bumi dan Bangunan naik 4,3 persen menjadi bukti keberhasilan inovasi penggalian pendapatan,” sambung Gerry.

Selain itu, belanja daerah juga mengalami peningkatan yang seimbang dan tepat sasaran. Belanja operasional yang mencapai Rp3,51 triliun diarahkan untuk mendukung pelayanan publik, sementara belanja modal yang melonjak menjadi Rp1,09 triliun difokuskan pada pembangunan infrastruktur strategis seperti jalan, gedung publik, dan peralatan mesin yang mendukung efisiensi kerja pemerintahan.

Fraksi Gerindra menegaskan, belanja sosial pun mendapat prioritas dengan peningkatan anggaran untuk pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. “Kami mendorong agar setiap rupiah anggaran dapat memberi manfaat nyata bagi warga, terutama kelompok rentan,” ujar Gerry.

BACA JUGA:  Tak Berkutik! Debt Collector Pelaku Aksi Brutal di Jalan Juanda Depok Resmi Tersangka

Dalam pandangannya, Fraksi Gerindra juga mengapresiasi kebijakan pengelolaan pembiayaan daerah yang lebih transparan dan bertanggung jawab. Penyesuaian penerimaan pembiayaan pasca-audit BPK terhadap Silpa 2024 dinilai langkah bijak yang menandakan tekad Pemkot mengurangi ketergantungan pembiayaan dari Silpa.

Gerry mengungkapkan beberapa rekomendasi strategis, antara lain: memperkuat inovasi digitalisasi PAD, mengajak masyarakat lebih aktif dalam perencanaan anggaran, meningkatkan transparansi anggaran melalui data yang mudah dipahami publik, mempercepat penyerapan anggaran tanpa mengorbankan kualitas, serta memperkuat sinergi harmonis antara legislatif dan eksekutif.

Di penghujung pandangan umumnya, Fraksi Gerindra menyatakan sikap tegas:
“Mendukung penuh Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk dibahas dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.”

Gerry menutup sambutannya dengan mengutip kalimat inspiratif dari H. Prabowo Subianto, “Pemimpin yang benar adalah pemimpin yang berani berkata jujur kepada rakyatnya.”

Dengan semangat itulah, Fraksi Gerindra optimistis Perubahan APBD 2025 akan menjadi momentum percepatan pembangunan Kota Depok yang lebih maju, adil, dan benar-benar berpihak pada rakyat.