INDORAYATODAY.COM — Presiden RI Prabowo Subianto memilih melewatkan malam pergantian tahun 2026 dengan cara yang sederhana dan khidmat. Di tengah suasana keprihatinan pascabencana, Kepala Negara menghabiskan malam Tahun Baru bersama sekitar 2.000 warga di lokasi pengungsian Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Rabu (31/12) malam.
Kehadiran Presiden di tengah keterbatasan tersebut menjadi pelipur lara bagi warga terdampak bencana. Suasana kebersamaan kental terasa saat masyarakat disuguhi hiburan layar tancap yang memutar film nasional.
Selain itu, jamuan makan malam disediakan melalui pemberdayaan 150 pedagang UMKM lokal yang sengaja dihadirkan untuk melayani kebutuhan warga di pengungsian.
Menjelang detik-detik pergantian tahun, Presiden Prabowo bersama ribuan warga larut dalam suasana patriotik dengan menyanyikan lagu-lagu nasional, di antaranya “Tanah Air” dan “Rayuan Pulau Kelapa”.
Momentum ini menjadi simbol keteguhan dan solidaritas bangsa dalam menghadapi cobaan alam.
Dalam sambutan singkatnya, Presiden menyampaikan harapan agar tahun yang baru membawa keberkahan bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya bagi warga yang sedang tertimpa musibah.
“Selamat Tahun Baru, Tahun 2026. Semoga Yang Maha Kuasa selalu memberi yang terbaik kepada kita semua,” ucap Presiden Prabowo di hadapan warga.
Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk tetap hadir di tengah masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana alam di penghujung tahun 2025.

Tinggalkan Balasan