DEPOK, INDORAYA TODAY – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memastikan program beasiswa kuliah gratis tidak berhenti sebagai informasi viral di media sosial. Melalui jajaran kelurahan, sosialisasi dilakukan secara langsung ke warga agar peluang pendidikan tinggi benar-benar dapat diakses oleh masyarakat yang membutuhkan.

Lurah Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Rini Ekasari, mengatakan saat ini proses masih berada pada tahap pendataan awal yang akan dilanjutkan dengan validasi. Meski informasi program beasiswa telah ramai beredar di media sosial, pendekatan tatap muka tetap menjadi prioritas.

“Memang saat ini masih dalam tahap pendataan, nanti akan ada proses validasi lanjutan. Walaupun informasinya sudah beredar di media sosial, kami tetap mengupayakan sosialisasi langsung kepada warga,” ujar Rini, disela peresmian Posyandu Mustika, Jumat (9/1/2025).

Ia menegaskan, sosialisasi menyasar keluarga yang memiliki anak usia sekolah, khususnya yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah. Menurutnya, banyak peluang yang kerap terlewat karena minimnya informasi yang diterima secara langsung.

Rini menyebut, Pemkot Depok mendorong para pelajar untuk berani mengambil jalur beasiswa yang tersedia, sehingga kesempatan terbuka luas bagi siswa yang memiliki motivasi kuat.

“Informasinya memang sudah cukup ramai di media sosial. Tinggal bagaimana anak-anak dan keluarganya mau berupaya atau tidak mengikuti jalur beasiswa yang tersedia,” katanya.

Program beasiswa kuliah gratis ini disambut antusias oleh masyarakat dan orang tua siswa. Rini menilai, kehadiran program tersebut memberi harapan baru bagi keluarga yang sebelumnya pesimis dengan keterbatasan ekonomi.

“Pemerintah membuka peluang selebar-lebarnya buat anak-anak, khususnya di Kelurahan Cisalak, untuk bisa melanjutkan studi. Itu pasti menjadi impian semua anak dan orang tua,” ucapnya.

BACA JUGA:  Supian Suri Instruksikan Camat-Lurah Bantu Warga, Rumah Nyaris Ambruk Segera Diperbaiki

Untuk memastikan informasi tersampaikan merata, pihak kelurahan mengandalkan sosialisasi langsung dalam berbagai kegiatan warga. Mulai dari rapat koordinasi, pertemuan PKK, hingga pengajian dan majelis taklim menjadi media efektif menyampaikan informasi program beasiswa.

“Media offline dengan tatap muka langsung masih menjadi cara paling efektif untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, terutama bagi warga yang kurang aktif di media sosial,” jelas Rini.

Ia pun mengajak para orang tua agar terus memberikan dukungan dan motivasi kepada anak-anaknya. Menurutnya, dorongan keluarga menjadi faktor penting agar anak berani mencoba dan tidak menyerah sebelum berusaha.

“Jangan pesimis dengan keterbatasan yang kita miliki. Cita-cita harus digantungkan setinggi langit. Coba dulu, dorong terus,” tegasnya.

Sebagai informasi, Pemkot Depok menyiapkan 200 beasiswa kuliah gratis pada tahun ini melalui Dinas Sosial (Dinsos) dengan menggandeng 23 perguruan tinggi di Depok dan sekitarnya. Beasiswa diberikan penuh sejak mahasiswa diterima hingga lulus, tanpa skema cicilan.

Sebanyak 23 kampus telah menjalin kerja sama, di antaranya Universitas Indonesia (UI), Universitas Gunadarma, Politeknik Negeri Jakarta, UPN Veteran Jakarta, Universitas Nasional, Universitas Pamulang, Institut STIAMI, STIKES Pelita Ilmu, hingga Universitas Nusa Mandiri. (Tsabit)