INDORAYATODAY.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memacu perbaikan infrastruktur jalan menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melakukan peninjauan mendadak (sidak) terhadap proyek pengaspalan di ruas jalan Parung-Kemang pada Selasa (24/2/2026) dini hari pukul 03.00 WIB.
Langkah ini diambil untuk memastikan percepatan penanganan jalan berlubang di jalur utama tersebut. Rudy menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur ini merupakan prioritas guna menjamin mobilitas masyarakat yang aman dan nyaman saat momen Lebaran mendatang.
“Target kami adalah penyelesaian sebelum arus mudik dimulai. Ini bukan sekadar proyek rutin, melainkan upaya memberikan pelayanan terbaik bagi warga,” ujar Rudy di sela-sela peninjauannya di lapangan.
Proyek ini merupakan hasil sinergi lintas sektoral antara Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Dinas PU Kabupaten Bogor, hingga unsur Forkopimcam Parung dan Kemang. Selain instansi pemerintah, organisasi kepemudaan seperti KNPI, Karang Taruna, serta warga setempat turut dilibatkan dalam pengawasan dan pendampingan di lapangan.
Dalam tinjauan tersebut, Rudy Susmanto menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang sempat timbul akibat kerusakan jalan di wilayah tersebut. Ia menekankan bahwa dalam urusan keselamatan publik, pemerintah daerah tidak boleh terjebak dalam perdebatan kewenangan administratif.
“Walaupun sebagian ruas ini merupakan jalan nasional, mayoritas penggunanya adalah masyarakat Kabupaten Bogor. Karena itu, kami mengesampingkan ego sektoral mengenai kewenangan jalan. Ini adalah tanggung jawab bersama demi keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Selain fokus pada pengaspalan dan penambalan lubang kritis, Pemkab Bogor juga menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk melakukan penyisiran terhadap Penerangan Jalan Umum (PJU). Perbaikan lampu jalan yang padam menjadi krusial untuk menekan angka kecelakaan di malam hari.
Rudy juga memberikan apresiasi kepada warga yang sebelumnya sempat melakukan penambalan mandiri secara swadaya. Ia berharap sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan organisasi kemasyarakatan ini dapat memastikan pengerjaan berjalan lancar tanpa hambatan teknis.
“Komitmen ini diharapkan dapat meminimalisir angka kecelakaan dan kemacetan, sehingga warga Bogor maupun pemudik dapat melintas dengan tenang saat Hari Raya nanti,” pungkas Rudy.

Tinggalkan Balasan