INDORAYATODAY.COM, JAKARTA – Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengungkapkan meningkatnya minat investor asing terhadap Indonesia di tengah eskalasi geopolitik global. Stabilitas politik dan keamanan dinilai menjadi faktor utama yang membuat Indonesia semakin menarik sebagai tujuan investasi.
Rosan mengatakan, kesimpulan tersebut diperoleh dari sejumlah pertemuan dengan investor yang tetap menunjukkan minat berinvestasi di Indonesia meski kondisi global tengah bergejolak.
“Mereka melihat Indonesia menjadi lebih menarik karena kita mampu menjaga stabilitas, baik politik maupun keamanan, serta iklim investasi yang kondusif,” ujar Rosan dalam keterangan yang dikutip pada Kamis (16/4/2026).
Menurut dia, stabilitas menjadi faktor kunci bagi investor karena investasi umumnya bersifat jangka panjang. Oleh sebab itu, konsistensi dalam menjaga kondisi nasional dinilai sangat penting.
“Stabilitas itu menjadi hal yang sangat penting, dan Indonesia mampu membuktikan hal tersebut,” katanya.
Rosan menambahkan, iklim investasi yang terjaga turut memperkuat posisi Indonesia di mata investor global, terutama ketika ketidakpastian meningkat di berbagai kawasan dunia.
Ia juga menyinggung peran diplomasi ekonomi yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kepercayaan investor.
Dalam sejumlah kunjungan kenegaraan, seperti ke Korea Selatan dan Jepang, Presiden disebut aktif bertemu dengan pelaku usaha untuk menjelaskan kondisi ekonomi Indonesia secara terbuka.
“Ini memberikan kepercayaan kepada investor bahwa Presiden memahami kondisi geopolitik dan ekonomi, serta langkah strategis yang diambil pemerintah,” ujar Rosan.
Menurutnya, pendekatan tersebut dinilai efektif dalam membangun keyakinan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.
Pemerintah menilai stabilitas nasional dan diplomasi ekonomi menjadi faktor utama meningkatnya minat investasi asing ke Indonesia. Di tengah dinamika global, kondisi tersebut dinilai sebagai peluang untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi jangka panjang. ***

Tinggalkan Balasan