INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Penceramah Ustaz Das’ad Latif mengapresiasi program sekolah gratis yang dijalankan Pemerintah Kota Depok. Menurut dia, kebijakan yang memprioritaskan pendidikan merupakan langkah penting dalam membangun masa depan daerah.
Pemerintah Kota Depok saat ini memiliki program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) yang mulai berjalan sejak 2025.
Program tersebut melibatkan 47 SMP swasta dan Madrasah Tsanawiyah. Pada 2026, cakupannya diperluas hingga pendidikan usia dini dengan 33 PAUD/TK/RA di 11 kecamatan.
Das’ad Latif menanggapi program itu usai menghadiri tasyakuran Hari Ulang Tahun ke-27 Kota Depok di Masjid Agung Baitul Kamal, Balai Kota Depok, Kamis (23/4/2026).
“Saya senang Pak Wali (Supian Suri_red), orangnya saya dengar tadi saat sambutan sangat prioritas pendidikan. Dan Islam itu memang memprioritaskan pendidikan,” ujar Das’ad.
Ia juga menyebut kebijakan pendidikan gratis tidak hanya berlaku di sekolah negeri, tetapi mulai menjangkau sekolah swasta dan PAUD.
“Bahkan saya dengar bukan cuma di negeri yang gratis, swasta pun digratiskan. Bahkan tadi PAUD pendidikan usia dini itu digratiskan juga,” katanya.
Menurut Das’ad, program pendidikan gratis akan lebih maksimal jika mendapat dukungan semua unsur pemerintahan, termasuk DPRD.
“Tentu sebenarnya ini bisa sukses kalau ditopang juga oleh DPRD. Karena DPRD yang ketuk anggaran,” ujarnya.
Ia menilai keharmonisan antara kepala daerah, wakil kepala daerah, dan DPRD menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembangunan.
“Susah membangun negara, kabupaten, kota, kalau penyelenggara negaranya tidak akrab,” kata Das’ad.
Selain itu, ia menilai Depok memiliki peluang besar untuk berkembang karena jumlah penduduk yang besar dan letaknya dekat Jakarta.
Apresiasi Das’ad Latif terhadap program sekolah gratis menjadi dukungan moral bagi langkah Pemkot Depok di sektor pendidikan. Dengan kolaborasi antarlembaga, program tersebut diharapkan membuka akses pendidikan lebih luas bagi masyarakat. ***

Tinggalkan Balasan