DEPOK, INDORAYA TODAY – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Depok mulai serius menggarap potensi generasi muda lewat program kreatif yang diarahkan menjadi ruang lahirnya entrepreneur baru.
Ketua DPC PKB Kota Depok, M. Faizin, mengatakan anak muda saat ini tidak cukup hanya aktif nongkrong tanpa arah. Menurut dia, generasi muda harus mulai didorong menjadi pelaku usaha di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.
“Anak-anak muda ini harus mulai belajar berdagang, berusaha, dan berbisnis. Itu yang terus kita dorong,” kata Faizin di sela kegiatan penyaluran daging kurban di De Alden Camps, Kalimulya, Cilodong, Kota Depok, Kamis (28/5/2026).
Faizin menilai peluang kerja yang tersedia saat ini tidak sebanding dengan jumlah tenaga kerja yang terus bertambah setiap tahun.
Karena itu, kata dia, solusi paling realistis adalah memperkuat sektor usaha mandiri dan ekonomi kreatif berbasis anak muda.
PKB pun menyiapkan langkah konkret melalui program Cafe PKB yang akan kembali diaktifkan awal bulan mendatang.
Cafe PKB disebut bakal menjadi creative hub atau ruang kreatif bagi anak-anak muda di Depok.
Menurut Faizin, tempat itu bukan sekadar lokasi nongkrong biasa.
Namun, menjadi wadah bertukar ide, membangun jejaring, hingga memunculkan pelaku usaha baru dari kalangan Gen Z.
“Tempat buat nongkrong anak-anak muda, bertukar pikiran, bertukar pendapat, dan saling menguatkan supaya muncul pelaku-pelaku ekonomi baru,” ujarnya.
Faizin mengatakan PKB memang sengaja memfokuskan perhatian kepada generasi muda karena mereka merupakan masa depan Indonesia.
Dia mengingatkan anak muda harus mulai memiliki tanggung jawab terhadap masa depan keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Selain pendidikan, lanjut dia, pengalaman berwirausaha juga menjadi bekal penting menghadapi kerasnya tantangan ekonomi ke depan.
Dalam kesempatan itu, Faizin juga menyinggung kondisi ekonomi global yang dinilai sedang tidak baik-baik saja.
Kenaikan harga minyak dunia, melemahnya rupiah, hingga naiknya harga kebutuhan pokok disebut menjadi alarm serius bagi masyarakat.
Menurut dia, Indonesia pernah selamat dari krisis besar 1998 karena kekuatan ekonomi mikro dan UMKM tetap bergerak di tengah tekanan.
Karena itu, PKB mendorong pemerintah untuk terus memperkuat sektor UMKM dan ekonomi riil masyarakat.
“Basis ekonomi Indonesia itu sebenarnya UMKM. Dulu saat krisis 98, ekonomi rakyat yang menyelamatkan Indonesia,” ucapnya.
Selain menggerakkan ekonomi anak muda, PKB Kota Depok juga menggelar kegiatan kurban Iduladha dengan total 8 ekor sapi dan 29 ekor kambing atau domba.
Hewan kurban tersebut disalurkan melalui pengurus kecamatan dan pengurus anak cabang PKB di seluruh wilayah Depok.
Daging kurban diprioritaskan untuk masyarakat fakir miskin dan warga kurang mampu di masing-masing kecamatan.
Faizin menegaskan semangat Iduladha harus menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial di tengah tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat. (Muhamad Taufik)

Tinggalkan Balasan