INDORAYATODAY.COM – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengumpulkan seluruh camat se-Kabupaten Bogor dalam rapat koordinasi (rakor) wilayah untuk memperkuat sinergi percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam forum tersebut, Rudy menegaskan bahwa camat merupakan ujung tombak sekaligus perpanjangan tangan langsung bupati di lapangan.

Kegiatan ini berfungsi sebagai ruang evaluasi berkala sekaligus penyamaan visi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan jajaran pemerintah kecamatan dalam memetakan persoalan di setiap wilayah.

Rudy meminta para camat tidak hanya terpaku pada tugas administratif semata, tetapi juga aktif menjadi pemimpin yang mampu menggerakkan roda pembangunan, menyerap aspirasi warga, serta menghadirkan solusi konkret.

“Camat adalah kepanjangan tangan Bupati di wilayah. Harus menjadi motor penggerak pembangunan, memastikan program berjalan, dan hadir memberikan solusi bagi masyarakat,” tegas Rudy Susmanto, Jumat (17/7/2026).

Genjot Infrastruktur Strategis Dalam rakor tersebut, para camat memaparkan sejumlah tantangan di wilayah masing-masing, meliputi sektor infrastruktur, penataan ruang, pengelolaan lingkungan, hingga penataan aset daerah.

Merespons aduan tersebut, Rudy memastikan Pemkab Bogor tengah mengaselerasi pengerjaan sejumlah proyek infrastruktur jalan strategis. Beberapa di antaranya meliputi realisasi Jalan Sirnagalih, Jalan Citeureup-Sukamakmur, Jalan Transyogi-Sukaresmi, serta proyek Jalan Khusus Angkutan Tambang Parung Panjang-Rumpin-Cigudeg.

Pemerintah daerah juga memprioritaskan penyelesaian Jalan Bomang (Boojonggede-Kemang), yang dijadwalkan akan dilanjutkan dengan pembangunan jembatan layang (flyover) pada tahun depan.

Pemerataan Sektor Pendidikan dan Kesehatan Di bidang pendidikan, Pemkab Bogor fokus memperluas akses melalui skema pembangunan sekolah unggulan, konsep sekolah terintegrasi SD-SMP, serta pendirian Sekolah Rakyat di Kecamatan Jasinga yang masuk dalam program strategis nasional.

Sementara pada sektor kesehatan, Pemkab Bogor membidik pencapaian target Universal Health Coverage (UHC) hingga 100 persen guna menjamin seluruh warga mendapatkan akses layanan medis yang merata. Fasilitas penunjang ekonomi dan sosial warga juga akan diperkuat melalui rencana pembangunan sport center, perguruan tinggi, serta alun-alun di sejumlah kecamatan.

BACA JUGA:  Delapan Tahun Mengabdi, Petugas Pemasyarakatan Angkatan 2017 Rutan Depok Gelar Doa untuk Aceh dan Sumatera

“Persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa ini. Dengan semangat kebersamaan, mari kita bergerak bersama mewujudkan Kabupaten Bogor yang semakin maju, nyaman, dan istimewa bagi seluruh masyarakat,” pungkas Rudy.

Agenda rakor ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, para asisten Setda, staf ahli bupati, serta jajaran kepala perangkat daerah terkait.