INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Pembangunan Kota Depok dinilai membutuhkan keterlibatan banyak pihak, bukan hanya pemerintah. Kolaborasi lintas elemen menjadi kunci agar pembangunan berjalan bersama.

Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Prof Jamhari Makruf mengatakan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun Kota Depok.

Menurut Jamhari, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), masyarakat, kalangan profesional hingga lembaga pendidikan.

Pernyataan itu disampaikan Jamhari di sela-sela mengikuti Turnamen Golf Wali Kota Cup Series 2 2026 di Emeralda Golf Club, Tapos, Selasa (11/8/2026).

Turnamen yang diinisiasi Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Depok tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Menurut saya bahwa mengatasi dan membangun Depok itu harus bersama-sama, tidak bisa hanya pemerintah saja. Ini semuanya harus terlibat dan melibatkan banyak pihak,” kata Jamhari.

Ia menilai pertemuan lintas kelompok seperti yang berlangsung dalam turnamen golf dapat menjadi ruang untuk membangun keakraban sekaligus memperkuat kerja sama di Kota Depok.

Menurut Jamhari, mempertemukan pemerintah dengan masyarakat dari berbagai profesi, ASN, serta lembaga pendidikan penting untuk membangun hubungan yang lebih dekat.

“Mempertemukan antara Pemkot Depok dengan semua warganya, baik dari profesinya, dari ASN-nya, kemudian juga dari masyarakat, maupun dari lembaga pendidikan. Ini saya kira sangat penting sekali untuk bisa menjalin kerja sama dan keakraban di Depok ini,” ujarnya.

Pandangan Jamhari tersebut sejalan dengan tujuan Turnamen Golf Wali Kota Cup Series 2 2026 yang diinisiasi PGI Kota Depok.

Wali Kota Depok Supian Suri sebelumnya mengatakan turnamen tersebut tidak hanya berkaitan dengan olahraga, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi lintas elemen dalam suasana informal.

BACA JUGA:  Bukan Cuma Peresmian, Ada Pesan Penting Sekda Depok untuk Masa Depan Anak

Supian menyebut kegiatan itu mempertemukan sejumlah tokoh, termasuk Rektor Universitas Indonesia (UI), Rektor UIII, para petinggi, dan pengambil kebijakan.

“Teman-teman lihat para tokoh bisa kumpul dengan media yang informal seperti ini, rektor UI, rektor UIII, para petinggi-petinggi, pengambil-pengambil kebijakan. Ini menjadi penting kita membangun silaturahim,” kata Supian.

Menurut Supian, komunikasi lintas elemen tersebut diperlukan karena pembangunan Depok tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.

“Depok tidak bisa maju tanpa dukungan semua pihak, semua elemen. Ini menjadi bagian dari ikhtiar membangun komunikasi itu,” ujarnya.

Jamhari menilai keterlibatan berbagai pihak akan memberikan ruang lebih luas bagi Depok untuk berkembang. Pemerintah, menurut dia, perlu berjalan bersama masyarakat dan lembaga pendidikan dalam mengembangkan potensi daerah.

Ia mencontohkan peran perguruan tinggi yang dapat ikut berkontribusi melalui pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia.

Bagi Jamhari, membangun hubungan antarelemen bukan sekadar mempertemukan orang dalam satu kegiatan. Keakraban yang terbentuk dapat menjadi dasar untuk membuka kerja sama yang lebih luas.

Sementara itu, Supian melihat ruang kolaborasi seperti Turnamen Golf Wali Kota Cup juga dapat mendukung agenda pembangunan sekaligus membuka peluang untuk mengembangkan potensi Kota Depok.

Dengan semangat tersebut, pertemuan lintas elemen diharapkan tidak berhenti pada kegiatan olahraga, tetapi berlanjut menjadi komunikasi dan kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.