DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Yusni Nurdani resmi menjabat Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (DPC Gekrafs) Kota Depok.

Yusni dilantik di Ballroom Pesona Square Mall, Sukmajaya, Senin (24/8/2026).

Pelantikan tersebut dikemas dengan rangkaian kegiatan ekonomi kreatif.

Mulai dari literasi talkshow, kompetisi barber, hingga pertunjukan seni musik.

Langkah itu sekaligus menegaskan arah kepengurusan baru Gekrafs Depok.

Ketua DPC Gekrafs Kota Depok Yusni Nurdani mengatakan, organisasinya tidak ingin berhenti pada seremoni pelantikan.

“Kita laksanakan bukan hanya sekadar pelantikan. Karena kita gerakan ekonomi kreatif, maka kita mengelolanya dengan berbagai kegiatan,” kata Yusni kepada wartawan, Senin (24/8/2026).

Menurut Yusni, kegiatan tersebut menjadi ruang bertemunya para pelaku ekonomi kreatif.

Gekrafs Depok akan menghimpun pelaku kreatif dari berbagai bidang.

“Kita berkolaborasilah dengan semua organisasi-organisasi lain, dengan pemerintah, dan seluruh pemilik usaha dan pelaku ekonomi kreatif,” ujarnya.

Yusni menegaskan, Gekrafs Depok ingin menjadi wadah yang inklusif.

Targetnya, seluruh pelaku ekonomi kreatif dapat berkembang melalui kolaborasi.

“Kita adalah menjadi wadah. Target kita adalah mengumpulkan jadi wadah, dan seluruh pelaku ekonomi kreatif itu bisa pastinya lebih berkembang dan lebih baik,” jelasnya.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian Gekrafs Depok adalah perfilman.

Yusni menilai Depok memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai kota film.

Ia ingin kreativitas generasi muda Depok mampu menembus persaingan global.

“Depok kota film harusnya sih. Harapan kita Indonesia bisa seperti itu,” paparnya.

Menurut Yusni, Indonesia memiliki modal besar dalam pengembangan ekonomi kreatif.

Karena itu, potensi lokal Depok dinilai perlu dikembangkan menjadi karya yang memiliki daya saing.

Gekrafs Depok juga menyiapkan penjajakan kolaborasi produksi film lokal.

Film tersebut nantinya diharapkan mengangkat potensi dan karakter Kota Depok.

BACA JUGA:  Pemkot Depok Siapkan Hadiah untuk Warga yang Tertib Kelola Sampah

“Harapan kita nanti di Depok, salah satu program nanti kita akan kumpulkan dari bidang-bidangnya, kemudian kita cari apakah bisa membuat film,” tuturnya.

Yusni menyebut pihaknya akan membuka komunikasi dengan Gekrafs Jawa Barat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Depok.

“Kita pasti akan berdiskusi juga, berkolaborasi dengan DPC Jawa Barat,” pungkas Yusni.